Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tokoh Jakmania Desak Persija Rombak Manajemen: Prapanca-Bepe Harus Out
Salah satu pentolan The Jakmania, Irlan Alarancia. (IDN Times/Tino).
  • Persija Jakarta gagal meraih gelar Super League 2025/26 setelah kalah 1-2 dari Persib Bandung, memicu kekecewaan besar di kalangan The Jakmania.
  • Irlan Alarancia mendesak perombakan total manajemen Persija, termasuk meminta Presiden Klub Mohamad Prapanca untuk mundur karena dianggap gagal meningkatkan prestasi tim.
  • Bambang Pamungkas dan Ardi Tjahjoko juga diminta mundur dari jabatannya karena dinilai tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap performa dan mentalitas pemain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta gagal memperjuangkan gelar Super League musim 2025/26. Terasa semakin menyakitkan, karena peluang itu tertutup setelah keok 1-2 dari rivalnya, Persib Bandung, pada Minggu (10/5/2026).

Salah satu pentolan The Jakmania, Irlan Alarancia, berang bukan main atas situasi tersebut. Pendiri Jakmania Garis Keras itu menuntut Macan Kemayoran evaluasi secara menyeluruh, khususnya di jajaran manajemen.

"Kalau mau dibilang dirombak, ya bagi gua wajib dirombak!" kata Irlan saat ditemui awak media di Cinere, Selasa (12/5/2026).

1. Siapa saja yang didesak mundur?

Direktur Persija, Mohamad Prapanca. (IDN Times/Tino).

Bagi Irlan, hasil musim ini sudah cukup menegaskan kegagalan manajemen dalam mendongkrak prestasi Persija. Sebab, tim kebanggaan Ibu Kota itu sudah puasa gelar cukup lama, sejak 2018 lalu.

Jajaran manajemen wajib dirombak total, karena tak adil bila hanya mengarahkan jari telunjuk kepada pelatih dan para pemain. Salah satu yang didesak mundur adalah Mohamad Prapanca selaku presiden klub.

"Dirombak bukan hanya ke pelatih, bukan hanya ke pemain ya, tapi dirombak juga dari presiden klubnya. Prapanca gua rasa sudah cukup tahun ini dan dia harus mundur," ujar Irlan.

2. Bambang Pamungkas juga harus mundur

Direktur Persija, Mohamad Prapanca dan Manajer Persija, Bambang Pamungkas. (Dok. Persija)

Legenda hidup klub, Bambang Pamungkas juga dituntut untuk meninggalkan jabatannya sebagai direktur olahraga. Irlan amat menghormatinya, namun untuk saat ini Bepe harus sadar diri.

"Posisi mas Bambang juga gua lihat di sini enggak tahu sebagai apa dan gua rasa juga gagal. Mohon maaf, mas Bepe sudah harus mundur," ucap Irlan.

3. Ardi kurang berpengaruh sebagai manajer

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko. (Dok. Persija).

Sentilan keras juga diberikan kepada Ardi Tjahjoko selaku manajer klub. Menurut Irlan, Ardi yang berstatus Purnawirawan TNI-AU itu gagal mendongkrak mentalitas Allano Lima dan kawan-kawan.

"Pak Ardi, gua rasa juga harus mundur. Karena pak Ardi gua melihat bukan seorang ksatria ya, walaupun beliau dari TNI. Bukan seorang petarung, bukan seorang pejuang, bukan seorang prajurit yang bisa meng-orkestra tarunanya, meng-orkestra prajuritnya di lapangan," sentil Irlan.

Editorial Team