Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tribute Pemain Liverpool Buat Mohamed Salah yang Cabut
ilustrasi Liverpool (unsplash.com/Alexander David)
  • Keputusan Mohamed Salah meninggalkan Liverpool di akhir musim menandai berakhirnya era sembilan tahun penuh prestasi dengan 255 gol dari 435 penampilan di Anfield.
  • Andy Robertson, Joe Gomez, dan Cody Gakpo menyampaikan penghormatan emosional, menyebut Salah sebagai legenda sejati yang menginspirasi lewat mentalitas dan dedikasinya di dalam maupun luar lapangan.
  • Laga terakhir Salah dijadwalkan melawan Brentford pada 24 Mei 2026 di Anfield, menjadi momen perpisahan emosional bagi publik dan rekan setimnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ruang ganti Liverpool secara spontan merespons keputusan Mohamed Salah cabut di akhir musim 2025/26. Tribute mengalir dengan deras dari seluruh pemain, menandakan jasa dan kepribadian Salah yang selalu menjadi panutan di skuad The Reds.

Reaksi yang wajar tercipta, karena Salah sudah mempersembahkan banyak trofi buat Liverpool, termasuk satu mahkota Liga Champions dan dua gelar Premier League. Secara individu, Salah juga berhasil mencetak 255 gol dari 435 penampilan.

Dengan torehan itu, Salah kini duduk di posisi ketiga top scorer sepanjang masa Liverpool, di bawah Ian Rush dan Roger Hunt.

1. Robertson akui kemampuan Salah

Bek Liverpool, Andy Robertson, memberikan penghormatan yang begitu besar kepada Salah. Pemain asal Skotlandia itu menyebut Salah sebagai pemain terhebat dalam sejarah Liverpool. Maklum, karena Robertson merupakan bagian generasi emas Liverpool bareng Salah dan mengetahui dengan dalam kualitasnya.

"Mohamed, terima kasih," tulis Robertson dalam akun Instagramnya, @andyrobertson94.

Robertson menyoroti perjalanan panjangnya bersama Salah sejak bergabung bersama pada 2017. Robertson merasa bermain bersama Salah merupakan keistimewaan dalam kariernya.

"Ini sembilan tahun terbaik sepanjang hidup kami dengan kenangan luar biasa di dalam dan luar lapangan. Mentalitasmu tidak ada duanya dan banyak orang bisa belajar dari itu," tulis Robertson.

Bagi Robertson, Salah adalah sosok yang selalu menuntut kesempurnaan, secara pribadi dan tim. Tak hanya rekan setim, hubungan mereka juga diakui Robertson berkembang menjadi persahabatan erat. 

"Sebuah kehormatan berbagi lapangan denganmu begitu lama. Tapi, lebih dari itu bisa memanggilmu teman. Kamu pantas mendapatkan perpisahan yang mencerminkan statusmu di Liverpool, yang terhebat. Tidak ada duanya," tulis Robertson

2. Gomez dan Gakpo ikut tunjukkan rasa hormat

Selain Robertson, Joe Gomez dan Cody Gakpo juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Salah. Menurut Gomez, pencapaian angka yang ditorehkan pria Mesir itu sudah cukup untuk mengukir namanya selamanya dalam sejarah klub. 

"Semua orang tahu mentalitas dan kerja kerasmu. Angka-angka itu mengukuhkan warisanmu selamanya," tulis Gomez di akunnya, @joegomez5.

Sementara itu, Gakpo menyoroti sisi inspiratif Salah sebagai seorang teladan karena etos kerja tinggi. 

"Terima kasih untuk segalanya. Bukan hanya apa yang kamu lakukan di lapangan, tetapi juga contoh yang kamu berikan setiap hari. Pemain luar biasa dan legenda yang sesungguhnya. Saya sangat menghormatimu," tulis Gakpo, dalam akunnya, @codymathesgakpo.

3. Bakal pamitan di Anfield

Jika mengacu pada jadwal kompetisi domestik, laga terakhir Salah akan tercipta pada pekan penutup Premier League musim ini. Liverpool dijadwalkan menjamu Brentford di Anfield pada 24 Mei 2026.

Pertandingan tersebut dipastikan bakal menjadi momen perpisahan yang begitu emosional. Air mata publik Anfield akan terkuras mengingat kehilangan sosok penting yang mendorong kesuksesan klub dalam beberapa musim terakhir.

Editorial Team