Kapan Mohamed Salah Mainkan Laga Terakhir Bareng Liverpool?

- Mohamed Salah dan Liverpool resmi sepakat berpisah pada akhir musim 2025/2026, menutup sembilan tahun kebersamaan sejak ia bergabung dari AS Roma pada 2017.
- Laga terakhir Salah bersama Liverpool dijadwalkan berlangsung di Anfield melawan Brentford pada 24 Mei 2026, menjadi momen perpisahan emosional bagi pemain dan suporter.
- Salah masih berpeluang mempersembahkan trofi Liga Champions atau Piala FA sebelum hengkang, serta menegaskan keputusannya diumumkan lebih dini demi transparansi kepada fans.
Jakarta, IDN Times - Kisah Mohamed Salah bersama Liverpool akan segera berakhir. Itu setelah Salah dan manajemen klub sepakat berpisah pada akhir musim ini, yang diumumkan pada Rabu (25/3/2026) dini hari WIB.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri sembilan tahun masa baktinya yang gemilang, sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017 lalu. Dengan deretan trofi bergengsi dan status sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub, lantas kapan Salah akan memainkan laga perpisahannya?
1. Laga pamungkas Premier League di Anfield
Jika mengacu pada jadwal kompetisi domestik, laga terakhir Salah akan tercipta pada pekan penutup Premier League musim ini. Liverpool dijadwalkan menjamu Brentford di Anfield pada 24 Mei 2026.
Pertandingan tersebut dipastikan bakal menjadi momen perpisahan yang begitu emosional. Air mata publik Anfield akan terkuras mengingat kehilangan sosok penting yang mendorong kesuksesan klub dalam beberapa musim terakhir.
2. Ada dua trofi yang dapat diperjuangkan
Salah juga berpotensi untuk memberikan kado manis dalam perpisahannya. Sebab, ada dua trofi bergengsi yang masih bisa diperjuangkan Liverpool pada musim ini, yakni Liga Champions dan Piala FA.
Namun, The Reds memiliki jalur yang berat untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar. Untuk mencapai final, mereka harus menyingkirkan Paris Saint-Germain di perempat final, kemudian bersua Real Madrid atau Bayern Munich di semifinal.
Langkah tim asuhan Arne Slot di Piala FA tak kalah sulit. Mereka dijadwalkan bersua Manchester City pada 4 April 2026, dan masih berpotensi melawan Chelsea serta Arsenal.
3. Salah punya alasan pamitan lebih dini
Kendati masa baktinya berakhir, Salah menyatakan Liverpool tetap berada di hatinya seumur hidup. Pria Mesir itu berhasil menuliskan sejarah manis bersama klub, dalam pengabdiannya yang hampir satu dekade. Pun, keputusan hengkang ini begitu berat diambil Salah.
Keputusan manajemen Liverpool dan Salah untuk mengumumkan perpisahan lebih dini juga demi suporter. Salah merasa harus transparan terkait masa depannya, agar tak terjadi spekulasi berlebihan.
"Salah berniat untuk melakukan pengumuman kepada suporter lebih awal agar bisa memberikan transparansi atas masa depannya, mempertimbangkan rasa hormat serta kebahagiaan kepada mereka," begitu pernyataan resmi Liverpool di situsnya.
"Cabut tak pernah mudah. Kalian memberikan masa terbaik dalam hidup ini. Saya selalu menjadi bagian dari keluarga ini. Klub ini selalu jadi rumah, bagi saya dan keluarga. Terima kasih buat segalanya. Karena kalian, saya tak pernah berjalan sendirian," kata winger 33 tahun tersebut.

















