Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Santiago Bernabeu Stadium
ilustrasi Santiago Bernabeu Stadium (pexels.com/Pablo Cordero)

Intinya sih...

  • Konflik internal di Real Madrid mulai mereda

  • Xabi Alonso mengubah pendekatannya, lebih empati dan rajin berkomunikasi dengan para pemain

  • Alonso menggelar focus group discussions dan melibatkan pemain dalam pengembangan tim

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Konflik internal di Real Madrid mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Ada indikasi, para pemain Madrid kini sudah mulai memberikan atensinya kepada Alonso.

Hal tersebut tak lepas dari perubahan sikap Alonso dalam beberapa hari terakhir. Pendekatannya berubah, mulai dari eksklusif, menjadi lebih empati ke pemain. Dia makin rajin mengajak para pemainnya mengobrol secara personal, hingga mengirimkan pesan, dan itu terjadi setelah Los Blancos ditahan 2-2 oleh Elche.

1. Rangkul pemain untuk pengembangan tim

Selain itu, dilansir El Chiringuito, Alonso juga menggelar focus group discussions (FGD). Dia mengajak tiga sampai empat pemain dalam satu grup untuk berdiskusi, apa yang bisa dilakukannya untuk mengembangkan Madrid.

Perubahan Alonso tak cuma berhenti dalam menggelar FGD. Dia juga mengajak enam hingga tujuh pemain berpengaruh di ruang ganti untuk membahas perkembangan tim setelah laga melawan Olympiacos dalam Liga Champions.

2. Pemain Madrid mulai lunak

Aksi ini membuat sejumlah pemain Madrid yang tadinya berkonflik dengan Alonso, mulai lunak. Gestur terlihat ketika pria Basque itu memeluk salah satu anak asuhnya yang sempat mengamuk, Vinicius Junior.

Kemudian, Fede Valverde muncul ke publik dengan surat terbukanya. Dalam surat itu, Valverde menegaskan jika tak ada konflik di Madrid dan "mendukung penuh" Alonso sebagai pelatih.

3. Manajemen Madrid dukung Alonso

Sikap Alonso juga membuat manajemen Madrid makin yakin dengan pendiriannya. Mereka menyatakan, posisi Alonso aman.

Manajemen Madrid menegaskan, seperti dilansir Marca, "Alonso adalah bos" di tim, dan keputusannya menjadi absolut dalam pemilihan taktik dan strategi. Presiden Madrid, Florentino Perez, juga bersikap sama terhadap Alonso.

Editorial Team