Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
vivo APEX
vivo APEX (vivo.com)

Intinya sih...

  • vivo APEX adalah HP konsep tanpa tombol dan lubang, dengan layar full screen, kamera pop up, dan wireless charging.

  • OnePlus 11 Concept menawarkan liquid cooling bernama Active CryoFlux System untuk pengalaman gaming yang lebih baik.

  • TECNO Phantom Ultimate G Fold adalah HP lipat tiga dengan desain "G" yang menantang merek besar lainnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

HP konsep atau concept phone bukan sesuatu yang baru di industri smartphone. Tiap beberapa tahun sekali berbagai produsen, seperti OPPO, Samsung, Xiaomi, TECNO, HONOR, dan OnePlus kerap memamerkan HP konsep di berbagai ajang bergengsi internasional. Kehadiran HP konsep menjadi jendela bagi konsumen untuk melihat bagaimana perkembangan teknologi di masa depan.

Sayangnya ada banyak HP konsep keren yang tidak pernah dijual. OnePlus 11 Concept menjadi salah satunya. Padahal, HP tersebut memamerkan sistem liquid cooling. vivo APEX yang merupakan HP tanpa tombol dan lubang juga hanya menjadi konsep semata. Baru-baru ini, HP lipat tiga TECNO juga hanya dipamerkan dan tak pernah terjun ke pasaran. Mengapa demikian?

1. vivo APEX

vivo APEX (vivo.com)

Penasaran bagaimana wujud smartphone tanpa lubang dan tombol? vivo APEX perwujudannya. vivo APEX adalah HP konsep yang dipamerkan pada 2018, 2019, dan 2020 oleh vivo di berbagai ajang seperti MWC Barcelona. Saat awal peluncurannya vivo APEX punya tagline “A Simple Future” yang mengisyaratkan sebuah teknologi masa depan dengan kepraktisan dan kesederhanaan.

Slogan tersebut diwujudkan lewat desain unibody yang minimalis, sederhana, tapi tetap modern. Pada sisi depan ada layar full screen tanpa potongan kamera. Kamera depan menggunakan sistem pop up yang populer di zamannya. Tanpa lubang, pengecasan di vivo APEX menggunakan sistem wireless charging. Karena tak punya tombol, semua navigasi dilakukan di layar lewat Touch Sense Technology.

2. OnePlus 11 Concept

OnePlus 11 Concept (oneplus.com)

Mencoba mendobrak industri dengan sistem terbaru yang revolusioner, OnePlus 11 Concept menghadirkan liquid cooling. Laman resmi OnePlus menjelaskan kalau sistem liquid cooling tersebut bernama Active CryoFlux System. Sistem tersebut merupakan pendingin pasif yang diklaim bisa meningkatkan pengalaman gaming dan menurunkan suhu HP secara signifikan.

Selain teknologinya yang menakjubkan, kehadiran liquid cooling juga menambah kesan gaming dan membuat desain OnePlus 11 Concept makin futuristik. Untuk aspek lain, HP konsep tersebut tidak memiliki perbedaan signifikan dari OnePlus 11 reguler. OnePlus 11 Concept akhirnya tidak dijual. Namun, liquid cooling tetap bisa dinikmati berkat kehadiran REDMAGIC 11 Pro pada 2025 dengan AquaCore Cooling System.

3. TECNO Phantom Ultimate G Fold

TECNO Phantom Ultimate G Fold (m.gsmarena.com)

Bukan sekadar merek HP underdog, ternyata TECNO juga mulai melebarkan sayapnya dan menghadirkan inovasi HP lipat tiga. HP tersebut adalah TECNO Phantom Ultimate G Fold yang dikenalkan pada 2025 lewat video teaser singkat. Di video tersebut TECNO memamerkan desain, ketebalan yang hanya 3,49 milimeter dan menunjukan sistem lipatan berbentuk "G", berbeda dengan HUAWEI yang punya lipatan "Z".

Dilansir Android Central, rencananya smartphone tersebut akan dibawa ke ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 untuk detail lebih lanjut mengenai spesifikasi hingga fiturnya. Menghadirkan HP lipat tiga, TECNO seakan-akan menantang merek besar macam HUAWEI, Samsung, hingga Apple. Uniknya, pada 2024 TECNO juga pernah mengenalkan HP TriFold yang juga tak pernah rilis, yaitu TECNO Phantom Ultimate 2 TriFold.

4. Xiaomi Mi Mix Alpha

Xiaomi Mi Mix Alpha (in.event.mi.com)

Dikenalkan pada 2019, Xiaomi Mi Mix Alpha menjadi smartphone pertama dengan layar yang melingkar hingga 360 derajat. Artinya, layar HP ini tak hanya di depan, tapi juga memutar hingga bagian belakang. Untuk kamera, di bagian belakang terdapat bar berwarna hitam yang berisi lensa utama 108MP, ultrawide 20MP, dan telephoto 12MP. Desain tersebut membuat Xiaomi Mi Mix Alpha tampil mewah dan futuristik.

Sayangnya, laman Android Authority menjelaskan kalau pada 2020 Lei Jun selaku CEO dan co-founder Xiaomi menyatakan kalau Xiaomi Mi Mix Alpha tak akan diproduksi secara masal dan dijual bebas. Tambahnya lagi, produksi smartphone tersebut secara masal akan sangat sulit, khususnya di bagian layar. Daripada memproduksi Xiaomi Mi Mix Alpha, saat itu Xiaomi lebih berfokus pada pengembangan chipset baru dan seri smartphone lain.

5. Motorola Adaptive Display

Motorola Adaptive Display (motorolanews.com)

Sebagai salah satu senior di industri mobile, Motorola tak mau ketinggalan menghadirkan inovasi dalam bentuk HP konsep. Dilansir GSMArena, di ajang Lenovo Tech World 2023 merek tersebut memamerkan HP konsep bernama Motorola Adaptive Display. Seperti namanya HP tersebut bisa dilipat dengan fleksibel layaknya gelang atau karet.

Tak seperti HP lipat biasa yang kaku, Motorola Adaptive Display menggunakan konsep lipatan fleksibel sehingga membuatnya bisa dilipat menjadi smartwatch atau ditekuk layaknya karet. Kemampuan tersebut didukung oleh panel pOLED yang sangat fleksibel. Di masa depan, Lenovo melihat bawah Motorola Adaptive Display bisa menjadi solusi untuk penggunaan hands-free alias tanpa digenggam.

Sangat disayangkan ada banyak HP konsep keren yang tidak pernah dijual. Namun, kehadiran HP konsep bukan suatu hal yang sia-sia. Sebab, mereka menunjukan sejauh apa perkembangan industri teknologi dan bagaimana tiap produsen terus berlomba menghadirkan inovasi terbaik. Dari semua HP konsep tersebut, kamu jadi bisa menerka bagaimana implementasi teknologi masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team