Banyak orang sempat mengira headset kabel sudah benar-benar tersingkir sejak era TWS mulai mendominasi pasar audio beberapa tahun terakhir. Perangkat wireless dianggap lebih modern, praktis, dan sesuai gaya hidup digital yang serba cepat. Tidak heran jika headset kabel perlahan makin jarang terlihat di ruang publik, terutama setelah banyak brand teknologi fokus mengembangkan perangkat audio Bluetooth. Menariknya, di tengah dominasi tersebut, semakin banyak Gen Z justru mulai kembali memakai headset kabel.
Fenomena ini ternyata bukan sekadar soal nostalgia atau ikut tren retro. Banyak pengguna merasa headset kabel justru lebih nyaman dipakai untuk aktivitas sehari-hari karena tidak perlu di-charge, tidak khawatir lowbat mendadak, dan lebih kecil kemungkinan hilang sebelah. Selain itu, kualitas suara yang stabil dan harga yang relatif terjangkau membuat headset kabel kembali terasa relevan. Di tengah teknologi yang semakin kompleks, hal-hal sederhana seperti itu justru mulai dianggap lebih praktis dan menenangkan. Lalu, apa saja alasan yang membuat banyak Gen Z mulai balik lagi ke headset kabel?
