Chromebook sempat dipromosikan sebagai laptop masa depan yang ringan, murah, dan praktis untuk aktivitas sehari-hari. Perangkat ini sebenarnya banyak dipakai di sekolah, kampus, hingga lingkungan kerja karena fokus pada peramban (browser) dan layanan komputasi awan (cloud). Di Indonesia, Chromebook dikenal sebagai laptop dengan harga terjangkau.
Akan tetapi, Chromebook sering dipandang sebelah mata oleh sebagian pengguna teknologi. Tidak sedikit orang menganggap Chromebook sebagai laptop murah yang serba terbatas dibanding laptop Windows atau MacBook. Chromebook kerap dianggap sebagai laptop yang harus tetap online agar fiturnya optimal. Nah, berikut adalah lima alasan Chromebook cenderung diremehkan, khususnya oleh pengguna di Indonesia.
