Ilustrasi SSD Samsung (pexels.com/Keifer Costa)
Kamu sebenarnya bisa mengecek kondisi SSD kapan saja. Saat ini sudah banyak aplikasi yang mampu menampilkan tingkat kesehatan SSD secara detail. Salah satu aplikasi paling populer adalah CrystalDiskInfo. Lewat aplikasi tersebut, kamu bisa melihat informasi seperti suhu SSD, jumlah data yang sudah ditulis, hingga persentase kesehatan perangkat. Jika status Health masih tinggi, berarti SSD masih aman digunakan.
Namun, kalau persentase kesehatan mulai turun drastis atau muncul status peringatan, kamu sebaiknya segera melakukan backup data penting. Jangan tunggu sampai SSD benar-benar rusak karena data di dalamnya bisa sulit dipulihkan. Selain menggunakan aplikasi pihak ketiga, beberapa produsen SSD juga menyediakan utilitas bawaan untuk memantau kondisi perangkat mereka. Biasanya fitur ini tersedia gratis dan lebih akurat untuk merek tertentu.
Jadi, apakah SSD bisa kadaluarsa? Jawabannya tidak dalam arti memiliki tanggal expired tertentu. Namun, SSD tetap punya umur pakai yang dipengaruhi oleh batas tulis, kualitas komponen, dan cara penggunaan sehari-hari. Kalau kamu ingin SSD tetap awet, gunakan secara wajar, hindari suhu berlebihan, dan rutin cek kesehatannya menggunakan aplikasi pemantau. Yang paling penting, selalu lakukan backup data penting agar tetap aman jika sewaktu-waktu SSD mengalami kerusakan.