ilustrasi kucing dalam pet cargo (freepik.com/freepik)
Artificial intelligence khusus untuk kucing ini dibuat berdasar Feline Grimace Scale. Skala tersebut merupakan indeks rasa nyeri kucing yang disetujui oleh Journal of the American Animal Hospital atau JAAHA dan diterbitkan oleh University of Montreal.
Dalam proses pengembangannya, para dokter hewan yang terlibat dalam penelitian ini mengumpulkan hingga 6 ribu keping data. Data-data dalam bentuk gambar tersebut dibandingkan secara cermat dengan melihat posisi telinga, hidung, kumis, hingga kelopak matanya.
Selanjutnya, pengembang memasukkan informasi ke dalam sistem AI dan menyempurnakannya dengan dukungan 600 ribu foto dari pengguna. Kolaborasi tersebut menghasilkan aplikasi dengan tingkat akurasi yang klaimnya hingga 90 persen.
Tertarik menggunakan aplikasi Cat Pain Detector ini? Teknologi tersebut sudah dipakai beberapa dokter hewan di Jepang, lho. Namun, memang masih perlu dikembangkan sebelum bisa dijadikan alat standar.