potret laptop ASUS Vivobook Go (asus.com)
Harga memang sering jadi faktor penentu utama saat memilih laptop. ASUS Zenbook diposisikan sebagai laptop premium, dengan harga mulai dari sekitar Rp11 jutaan hingga lebih dari Rp24 jutaan untuk varian tertingginya. Harga ini sebanding dengan fitur yang dibawa, seperti bodi super ramping berbahan metal, prosesor kelas atas Intel Core atau AMD Ryzen terbaru, layar OLED beresolusi tinggi, port Thunderbolt untuk transfer data super cepat, serta sistem pendingin yang lebih canggih. Kalau kamu seorang kreator, pebisnis, atau profesional yang butuh performa konsisten dan tampilan mewah, Zenbook jelas jadi investasi yang sepadan.
Sebaliknya, ASUS Vivobook hadir dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong, mulai dari Rp6 jutaan saja. Meski lebih terjangkau, laptop ini tetap dibekali prosesor modern, penyimpanan SSD cepat, serta layar Full HD yang nyaman untuk kebutuhan sehari-hari. Beberapa model Vivobook terbaru bahkan sudah punya opsi layar OLED dan dukungan stylus, sehingga makin fleksibel untuk belajar, bekerja, maupun hiburan. Intinya, Zenbook unggul di sisi performa premium, sementara Vivobook lebih menonjol di sisi keterjangkauan harga dengan fitur yang tetap mumpuni. Tinggal kamu tentukan, lebih penting gaya premium atau hemat bujet tapi tetap andal?
Kesimpulan dari ulasan perbandingan ASUS Zenbook vs Vivobook, Zenbook rupanya cocok untuk profesional yang butuh performa tinggi, sementara Vivobook lebih pas untuk pelajar atau pengguna harian. Setelah melihat perbandingan keduanya, menurutmu seri mana yang paling worth it untuk memenuhi kebutuhanmu pada tahun 2025 ini?