Motorola Moto G14 yang dibekali chipset Unisoc Tiger T616 (motorola.com.au)
Unisoc Tiger T616 adalah chipset octa-core yang diumumkan pada 1 Januari 2021 dan diproduksi menggunakan proses 12 nm oleh TSMC. Chipset ini mengusung arsitektur ARMv8.2-A dengan konfigurasi 2 core Cortex-A75 berkecepatan 2,0 GHz dan 6 core Cortex-A55 berkecepatan 1,8 GHz. Kombinasi ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi daya sehingga cocok untuk penggunaan harian hingga multitasking ringan.
Dalam pengujian sintetis, Tiger T616 mencatat skor AnTuTu v10 sebesar 292.658. Di sisi lain, versi GeekBench 6 menunjukkan bahwa Tiger T6161 meraup 452 poin untuk single-core dan 1.503 poin untuk multi-core. Beberapa smartphone yang menggunakan chipset ini antara lain realme C35 dan Motorola Moto G14.
Di sisi grafis, Tiger T616 mengandalkan GPU Mali-G57 MP1 berbasis arsitektur Valhall generasi pertama berkecepatan hingga 750 MHz dan 32 unit shading. GPU ini mendukung Vulkan 1.3 dan OpenCL 2.0, menghasilkan performa grafis hingga 48 Gigaflops. Meski bukan untuk gaming berat, GPU ini cukup mampu menjalankan game kasual dan streaming video lancar. Kombinasi CPU dan GPU Tiger T616 membuat pengalaman visual tetap mulus, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun multimedia ringan.
Untuk memori, Tiger T616 mendukung LPDDR4X hingga 1.866 MHz dengan bus 2x16 bit, kapasitas maksimal 12 GB. Di sektor multimedia, chipset ini kompatibel dengan penyimpanan eMMC 5.1 hingga UFS 2.2, layar beresolusi maksimal 2400 x 1080, serta kamera hingga 48 MP untuk single camera atau 16 MP untuk dual camera. Kemampuan video capture mencapai 1080p pada 60 FPS, sementara video playback juga mendukung 1080p 60 FPS memakai codec H.264 dan H.265. Format audio yang didukung cukup lengkap, termasuk MP3, AAC, WAV, AIFF, dan CAF.
Dari sisi konektivitas, Unisoc Tiger T616 mendukung jaringan 4G LTE Cat.7 yang memiliki kecepatan unduh hingga 300 Mbps dan unggah hingga 150 Mbps, tanpa dukungan 5G. Untuk koneksi nirkabel, chipset ini kompatibel dengan Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.0, serta mendukung navigasi GPS, GLONASS, Beidou, dan Galileo. Kombinasi ini menghadirkan konektivitas stabil dan responsif untuk aktivitas sehari-hari, seperti browsing, media sosial, dan navigasi.
Berdasarkan pengujian, terdapat perbedaan skor AnTuTu yang tidak terlalu signifikan. Beberapa chipset menunjukkan skor sedikit lebih tinggi, sementara yang lain hampir setara. Secara umum, performanya seimbang dan hanya unggul tipis. Misalnya, Helio G81 Ultra memiliki performa setara Helio G91. Adapun selisihnya kurang dari 2 persen.
Chipset lain seperti Unisoc Tiger T618, Kirin 960, dan Tiger T616 juga tergolong setara dengan mana perbedaan performa kurang dari 5 persen. Keempat chipset ini bisa menjadi pertimbangan saat memilih smartphone alternatif yang punya performa sebanding Helio G81 Ultra. Jadi, apakah di antara chipset-chipset ini ada yang menjadi idamanmu?