Menjajal Kemampuan Kamera iQOO 15, Bisa Diandalkan!

- iQOO 15 menawarkan kamera belakang dengan konfigurasi tiga lensa yang sama-sama beresolusi 50 MP, termasuk kamera ultra-wide dan periscope
- Kamera periscope iQOO 15 menawarkan zoom optik 3x dan kemampuan zoom digital hingga 100x, memberikan fleksibilitas tanpa harus mendekat
- Meski fokus utama ada di kamera belakang, kamera depan iQOO 15 tetap disiapkan untuk kebutuhan modern seperti video call dan selfie
Ada satu hal yang cukup menarik saat pertama kali saya memegang iQOO 15. Meski identitasnya sangat kental sebagai ponsel performa, sektor kamera justru terasa tidak diposisikan sebagai pelengkap semata. iQOO tampak ingin membuktikan bahwa flagship berorientasi gaming tetap bisa menghadirkan pengalaman fotografi yang bisa diandalkan dan fleksibel untuk kebutuhan harian.
Pendekatan ini terasa relevan. Banyak pengguna yang kini tidak lagi memisahkan ponsel gaming dan ponsel kamera. Semuanya ingin serba bisa, tanpa harus berkompromi yang terlampau jomplang di satu sisi. Dari spesifikasi di atas kertas hingga impresi awal pemotretan, iQOO 15 menunjukkan arah tersebut dengan cukup percaya diri.
Kamera yang Lengkap dan Serius di Semua Lensa

iQOO 15 mengusung konfigurasi tiga kamera belakang yang sama-sama beresolusi 50 MP. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony IMX921 berukuran 1/1,56 inci, yang dipadukan dengan algoritma vivo Camera-Bionic Spectrum (VCS) serta sistem stabilisasi Self-Developed OIS Ultra Stabilization. Kombinasi ini membuat kamera utama iQOO 15 tidak hanya unggul di resolusi, tetapi juga di kestabilan pengambilan gambar.
Di samping kamera utama, terdapat kamera ultra-wide 50 MP yang dirancang untuk menangkap sudut pandang lebih luas tanpa distorsi berlebihan. Kamera ini terasa penting bagi pengguna yang gemar memotret lanskap, arsitektur, atau foto grup dalam ruang sempit.
Satu lagi yang cukup menarik adalah kamera periscope 50 MP dengan sensor IMX882. Kamera ini menawarkan zoom optik 3x dan kemampuan zoom digital hingga 100x. Kehadiran kamera periscope menempatkan iQOO 15 sejajar dengan flagship kamera lain yang lebih dulu dikenal karena kemampuan telefoto jarak jauhnya.
Fleksibilitas Tanpa Harus Mendekat

Kamera periscope menjadi salah satu aspek paling menarik dari iQOO 15. Dengan zoom optik 3x, pengguna bisa memotret subjek dari jarak menengah tanpa kehilangan detail berarti. Pada level ini, hasil foto masih terlihat tajam dan stabil, cocok untuk potret maupun objek statis.
Saat masuk ke zoom digital yang lebih tinggi, kemampuan pemrosesan gambar iQOO 15 mulai memainkan peran penting. Hingga batas tertentu, detail masih dapat dipertahankan dengan cukup baik, meski tentu kualitas akan menurun di pembesaran ekstrem. Namun untuk kebutuhan dokumentasi atau eksplorasi visual, fleksibilitas ini tetap terasa berguna.
Kehadiran kamera periscope ini juga memperkuat identitas iQOO 15 sebagai flagship all-rounder, bukan sekadar ponsel kencang untuk gaming.
Kamera Depan: Cukup untuk Kebutuhan Harian
Meski fokus utama ada di kamera belakang, kamera depan iQOO 15 tetap disiapkan untuk kebutuhan modern seperti video call dan selfie. Hasilnya terlihat bersih dan detail cukup, dengan warna kulit yang relatif natural.
Untuk meeting online atau pembuatan konten singkat, kamera depan ini sudah memadai. Ia tidak mencoba tampil spektakuler, tetapi menjalankan fungsinya dengan baik dan konsisten.
Pendekatan ini terasa selaras dengan karakter iQOO 15 secara keseluruhan: praktis, fungsional, dan fokus pada pengalaman nyata.
Hasil Foto: Tajam, Stabil, dan Konsisten
Dari impresi awal, kamera utama iQOO 15 mampu menghasilkan foto dengan tingkat ketajaman tinggi dan warna yang relatif natural. Dynamic range terlihat luas, sehingga detail di area terang dan gelap masih terjaga dengan baik. Karakter warnanya tidak terlalu agresif, membuat hasil foto terasa aman untuk langsung dibagikan tanpa banyak proses lanjutan.
Stabilisasi OIS yang dibawanya juga terasa berperan besar. Saat memotret di kondisi cahaya kurang ideal atau mengambil foto sambil bergerak, hasil gambar tetap terlihat minim blur. Ini menjadi nilai tambah yang signifikan, terutama bagi pengguna yang sering memotret momen spontan.
Kamera ultra-wide-nya juga menunjukkan performa yang konsisten. Perbedaan warna dengan kamera utama tidak terlalu mencolok, sehingga transisi antar lensa terasa mulus. Untuk penggunaan kasual hingga semi-serius, kamera ini cukup bisa diandalkan.
Hasil Foto iQOO 15
Melihat spesifikasi dan kemampuan kameranya, iQOO 15 jelas bukan sekadar ponsel performa tinggi yang “kebetulan punya kamera bagus”. Konfigurasi tiga kamera 50 MP, kehadiran lensa periscope, serta sistem stabilisasi serius menunjukkan bahwa sektor kamera dipikirkan dengan matang.
Bagi pengguna yang menginginkan satu perangkat untuk gaming, produktivitas, dan fotografi, iQOO 15 menawarkan paket kamera yang fleksibel dan kompeten. Ia mungkin tidak memposisikan diri sebagai “camera phone” murni, tetapi kemampuannya cukup untuk memenuhi kebutuhan foto dan video modern tanpa rasa kompromi berlebihan.
Jika performanya sudah monster, maka kameranya adalah senjata pendamping yang membuat iQOO 15 terasa benar-benar lengkap sebagai flagship masa kini.


















