Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan iPad dan Tablet Android, Ada Plus Minusnya

ilustrasi tablet Android
ilustrasi tablet Android (unsplash.com/Giuseppe Peletti)
Intinya sih...
  • Perbedaan OS: iPad menggunakan iPad OS khas Apple dengan aplikasi eksklusif, sementara tablet Android memiliki beragam skin UI dan harga yang lebih variatif.
  • Perbedaan harga: Tablet Android menawarkan harga yang bervariasi, mulai dari murah hingga mahal, sementara iPad cenderung lebih tinggi dengan harga minimal Rp4,4 jutaan di Indonesia.
  • Perbedaan variasi produk: Tablet Android memiliki berbagai variasi ukuran layar, niche, dan merek, sementara iPad hanya mencakup beberapa tipe seperti Reguler, Air, Mini, dan Pro.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Persaingan pasar tablet dikuasai oleh iPad dan tablet Android. Secara umum keduanya terlihat serupa dengan layar besar, kamera minimalis, bodi tipis, hingga dukungan aksesori seperti stylus dan keyboard eksternal. Namun, kamu tak bisa menilai buku hanya dari sampulnya. Jika diulik lebih dalam ternyata ada lima perbedaan mendasar iPad dan tablet Android yang wajib kamu tahu.

Soal harga tablet Android jauh lebih bervariasi, ada yang murah, menengah, hingga mahal. Sementara itu, iPad menghadirkan ekosistem sempurna karena bisa terhubung secara seamless dengan perangkat Apple lain. Chipset yang digunakan juga berbeda dan hal tersebut berpengaruh ke performa. Bingung menentuntukan beli iPad atau tablet Android? Yuk, simak perbedaan iPad dan tablet Android beserta plus minusnya!

1. Perbedaan OS

ilustrasi tablet Android
ilustrasi tablet Android (unsplash.com/Andrey Matveev)

Perbedaan paling mendasar antara iPad dan tablet Android adalah dari sistem operasi atau OSnya. Tentunya tablet Android menggunakan OS Android. Tergantung mereknya tiap tablet akan menggunakan skin atau UI yang berbeda, seperti One UI (Samsung), HyperOS (Xiaomi), atau ColorOS (OPPO). Karena perbedaan tersebut tiap tablet Android akan memberikan pengalaman penggunaan yang berbeda.

Di sisi lain, semua iPad menggunakan iPad OS khas Apple, tak peduli model lawas atau baru. Kesamaan tersebut menjamin pengalaman penggunaan yang seragam dan kompatibilitas antar model yang kuat. Menariknya, ada banyak aplikasi ekslusif di iPad OS yang tak ada di tablet Android. Hal tersebut membuat iPad mampu memberikan fungsi yang lebih optimal dari tablet Android.

2. Perbedaan harga

ilustrasi tablet Android
ilustrasi tablet Android (unsplash.com/iMin Technology)

Keberagaman harga menjadi salah satu keunggulan telak dari tablet Android. Hal tersebut membuat tablet Android bisa menjangkau berbagai tipe konsumen. Tablet murah Rp2 jutaan seperti HUAWEI Matepad SE 11" bisa cocok buat orang denga budget tipis. Mau performa yang ngebut? Xiaomi Pad 7 di harga Rp5 jutaan cukup menarik. Untuk tablet Android terbaik ada Samsung Galaxy Tab S11 Ultra seharga puluhan juta.

Berbanding terbalik, harga iPad cenderung lebih tinggi. Apple tak menjual iPad yang harganya sekitar Rp1 juta-Rp2 jutaan. Di Indonesia iPad (2021) menjadi yang paling murah dengan harga Rp4,4 jutaan. Ada juga iPad (2025) yang dibanderol Rp6 jutaan. Di sisi lain, iPad Pro M5 punya banderol harga hingga Rp20 jutaan.

3. Perbedaan variasi produk

ilustrasi iPad
ilustrasi iPad (unsplash.com/Francois Hoang)

Soal variasi produk, tablet Android jauh mengungguli iPad. Tak cuma harga yang beragam, tablet Android juga memiliki berbagai variasi di aspek ukuran layar, niche, hingga pilihan merek. Dilansir PCMAG, salah satu tablet Android flagship terbaik adalah Samsung Galaxy Tab S11 Ultra. Buat niche gaming, ada juga Lenovo Legion Tablet Gen 3. Mau tablet rugged? Galaxy Tab Active5 bisa jadi pilihan.

Sementara itu, variasi iPad cukup minim karena hanya mencakup iPad Reguler, Air, Mini, dan Pro. Perbedaan keempatnya cukup mudah ditebak, yaitu soal ukuran layar, jenis panel, chipset yang digunakan, desain, dan harga. Namun, minimnya variasi membuat line up iPad lebih mudah dimengerti. Buat kamu yang tidak punya kebutuhan spesifik, iPad tetap cocok dan gak bikin ribet.

4. Perbedaan chipset

ilustrasi iPad
ilustrasi iPad (unsplash.com/Rahul Chakraborty)

Semua yang ada di iPad diatur oleh Apple, tak terkecuali chipset. Semua iPad ditenagai chipset buatan Apple, entah itu A atau M series. Efisiensi optimal, neural engine kelas atas, GPU powerful, CPU bertenaga, dan sinkronisasi yang baik dengan software membuat chipset di iPad benar-benar powerful. Mau digunakan untuk rendering, editing, hingga pekerjaan berat lain iPad bisa melibasnya.

Di sisi, tiap tablet Android menggunakan chipset yang berbeda. Ada yang menggunakan Snapdragon seperti Xiaomi Pad 7 Pro. Sementara itu, tak sedikit yang mengandalkan chipset MediaTek seperti Samsung Galaxy Tab A11+. Sejatinya semua chipset tersebut tetap bertenaga. Namun, power dan optimalisasinya tak akan sebaik chipset A dan M series di iPad.

5. Perbedaan ekosistem

ilustrasi iPad
ilustrasi iPad (unsplash.com/Henry Ascroft)

iPad bisa kalah soal spesifikasi atau variasi produk, tetapi soal software dan ekosistem iPad masih jadi juaranya. iPad termasuk salah satu perangkat yang terhubung dengan ekosistem Apple. Ia mampu terhubung secara seamless dengan semua perangkat Apple, seperti iPad, Apple Watch, MacBook, hingga AirPods. Copy paste antar perangkat, mirroring, hingga berbagi file bisa dilakukan dengan efisien.

Tak semua tablet Android memiliki ekosistem sekompleks dan sebaik Apple. Pasalnya, variasi produk yang terlalu beragam, software kurang matang, dan keberagaman spesifikasi membuat pembuatan satu ekosistem besar menjadi lebih sulit. Menariknya, lama MobileSyrup menejaskan kalau ekosistem Samsung bisa menjadi alternatif menarik jika kamu berencana menggunakan tablet Android.

Berbagai perbedaan iPad dan tablet Android memberikan diferensiasi yang jelas antara dua produk tersebut. Mereka tak cuma sekadar menjual tablet, tetapi menawarkan pengalaman dan kegunaan yang berbeda. Perbedaan tak selamanya buruk, melainkan membuat konsumen bisa memilih produk yang sesuai dengan budget, kebutuhan, dan preferensi pribadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More

Iklan Threads Bakal Diperluas, Meta Sasar Pengguna Global

24 Jan 2026, 13:28 WIBTech