Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Restrukturisasi, realme Balik Jadi Sub-Brand OPPO

realme GT 8 Pro Dream Edition (IDN Times/Fatkhur Rozi)
realme GT 8 Pro Dream Edition (IDN Times/Fatkhur Rozi)
Intinya sih...
  • Realme kembali menjadi sub-brand OPPO setelah delapan tahun beroperasi independen.
  • Integrasi realme ke dalam OPPO untuk sinergi, efisiensi, dan layanan purnajual yang lebih baik.
  • Roadmap peluncuran produk realme tidak akan terganggu meskipun kembali menjadi sub-brand OPPO.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

realme lahir pada 2018 dan ia tumbuh sangat cepat. Bahkan realme sempat menjadi salah satu merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia, terutama di India dan Asia Tenggara. Namun kini, perjalanan mereka mengalami babak baru yang cukup signifikan di awal 2026.

Menurut laporan Gizmochina, realme resmi kembali menjadi sub-brand OPPO setelah sebelumnya beroperasi secara independen selama delapan tahun. Langkah besar ini diumumkan sebagai bagian dari restrukturisasi internal dalam ekosistem BBK Electronics, induk dari beberapa brand smartphone besar seperti OPPO, vivo, dan OnePlus.

Kembali Jadi Sub-Brand Setelah 8 Tahun Independen

realme Buds Air7 Pro (IDN Times/Fatkhur Rozi)
realme Buds Air7 Pro (IDN Times/Fatkhur Rozi)

realme pada awalnya memang tidak lahir sebagai brand sepenuhnya independen. Saat didirikan pada Mei 2018 oleh Sky Li, mantan VP OPPO, realme awalnya merupakan sub-brand OPPO, terutama untuk pasar India dan Asia Tenggara, dengan fokus pada produk berperforma tinggi namun harga terjangkau.

Tahun 2018 itu menjadi titik penting bagi Realme. Kehadiran realme mempercepat strategi BBK dalam menghadirkan smartphone yang menantang pemain lain di segmen mid-range dan unggulan tanpa harus menggerus pasar OPPO atau vivo. Seiring waktu, realme tumbuh pesat secara global.

Namun situasi di industri smartphone terus berubah. Ketatnya persaingan, penurunan pertumbuhan pasar secara global, dan kebutuhan efisiensi membuat OPPO memutuskan untuk mengintegrasikan realme kembali sebagai sub-brand di bawah manajemen mereka. Ini menjadikan OPPO sebagai brand utama dengan realme dan OnePlus sebagai sub-brand strategis yang saling melengkapi.

Sinergi, Efisiensi, dan Layanan Purnajual

Integrasi realme ke dalam OPPO bukan semata soal perubahan struktur organisasi. Sumber laporan menyebut langkah ini dimaksudkan untuk menggabungkan sumber daya dan menekan biaya operasional, dua hal yang krusial di tengah dinamika pasar smartphone global yang menantang.

Selain itu, sinergi tim riset dan pengembangan di antara OPPO, realme, dan OnePlus diharapkan bisa mempercepat inovasi dan eksekusi strategi pasar. Alih-alih beroperasi terpisah, ketiga brand ini akan berbagi jaringan, sumber daya, dan pengalaman untuk merespons tren konsumen dengan lebih cepat.

Salah satu perubahan nyata yang disebutkan dalam laporan adalah integrasi layanan purnajual realme ke dalam jaringan OPPO. Ini bisa berdampak pada pengalaman servis konsumen di banyak pasar, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia dan India, di mana OPPO memiliki jaringan after-sales yang luas.

Tak Akan Ganggu Roadmap Peluncuran

IMG_20251008_153620.jpg
realme 15 Pro 5G (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Meskipun realme kini kembali menjadi sub-brand OPPO, perencanaan produk dan roadmap peluncuran tidak akan terganggu. Beberapa sumber menyebut bahwa ponsel yang sedang dalam tahap pengembangan akan tetap dirilis sesuai jadwal, tanpa perubahan besar pada desain atau fitur yang sudah diumumkan.

CEO Realme, Sky Li, dikabarkan akan tetap memimpin operasi sub-brand ini meski berada kini di bawah payung OPPO. Hal ini menunjukkan bahwa meski struktur organisasinya berubah, identitas dan strategi produk realme masih akan dipertahankan.

Bagi konsumen yang mengikuti perilisan perangkat realme, langkah ini bukan berarti hilangnya brand. Justru dari sisi teknis, konsolidasi ini bisa berdampak positif lewat layanan purnajual yang lebih terintegrasi serta kolaborasi teknologi dengan OPPO dan OnePlus yang semakin erat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More

Kode Remot TV Coocaa LED dan LCD, Dilengkapi Cara Setting

09 Jan 2026, 12:11 WIBTech