Televisi perlahan mengalami perubahan peran yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. Perangkat yang sebelumnya hanya digunakan untuk menonton siaran atau film kini mulai bergerak menjadi pusat hiburan sekaligus penghubung berbagai perangkat pintar di rumah. Perubahan ini juga membuat ekspektasi konsumen terhadap TV ikut berkembang, tidak lagi hanya soal kualitas gambar, tetapi juga pengalaman yang lebih personal dan terintegrasi.
Samsung melihat perubahan tersebut sebagai bagian dari fase baru industri TV yang kini mulai didorong oleh teknologi AI. Dalam wawancara tertulis bersama IDN Times, Harry Lee selaku President Samsung Electronics Indonesia menjelaskan bagaimana Samsung Vision AI menjadi fondasi baru dalam pengembangan TV Samsung ke depan. Menurutnya, AI kini tidak lagi hadir sebagai fitur tambahan, tetapi mulai menjadi bagian utama yang bekerja secara natural di balik pengalaman pengguna.
