Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

vivo X300, Flagship Ringkas yang Siap Jadi Daily Driver 2026

IMG_20260104_180746.jpg
vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
Intinya sih...
  • Desain ringkas, layar nyaman, dan tampilan premium
  • Performa responsif untuk aktivitas sehari-hari tanpa lag
  • Kamera tajam dengan baterai tahan lama dan fitur AI praktis
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada sensasi berbeda saat pertama kali menggenggam vivo X300. Di tengah tren smartphone flagship yang makin besar dan berat, vivo justru memilih jalur yang lebih “tenang”. Bodi ringkas, desain bersih, dan fokus pada kenyamanan penggunaan harian. Saya mencoba melihat apakah vivo X300 benar-benar cocok sebagai daily driver flagship untuk aktivitas sepanjang hari.

Tanpa embel-embel fitur ekstrem seperti versi Pro, vivo X300 justru tampil lebih membumi. Ia ingin menjadi perangkat yang selalu nyaman dipakai, dari pagi sampai malam, tanpa terasa berlebihan. Sepanjang penggunaan selama 7 hari, berikut pengalaman saya menggunakan vivo X300 sebagai device utama.

Desain dan Layar: Ringkas, Nyaman, dan Terasa Premium

vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Hal pertama yang langsung terasa adalah ukurannya. vivo X300 hadir dengan layar 6,31 inci berdesain flat, membuatnya nyaman dioperasikan dengan satu tangan. Di tangan saya, bodinya terasa pas. X300 terasa tidak terlalu licin, tidak terlalu berat, dan mudah disimpan di saku celana. Justru yang bikin licin adalah casing bawaannya, jadi menurut saya sih sebaiknya tak perlu menggunakan casing bawaan atau ya beli casing lain yang lebih nyaman dipegang.

Finishing Coral Velvet Glass memberi kesan lembut sekaligus elegan. Bezel layarnya juga sangat tipis dan simetris, membuat tampilan depan terlihat bersih dan modern. Saat layar menyala, panel dengan ZEISS Master Color Display langsung menunjukkan kualitasnya. Warna terlihat hidup, kontras seimbang, dan tetap nyaman di mata, bahkan saat digunakan cukup lama.

Untuk ukuran smartphone flagship yang ringkas, pengalaman visual vivo X300 terasa memuaskan, baik saat scrolling media sosial, menonton video, maupun sekadar membaca dokumen.

Performa Mulus untuk Aktivitas Sehari-hari

Sepanjang penggunaan, vivo X300 menunjukkan performa yang responsif untuk penggunaan harian. Perpindahan antar aplikasi terasa cepat, animasi OriginOS 6 berjalan halus, dan tidak ada lag berarti saat multitasking ringan hingga menengah.

Meski saya belum melakukan pengujian gaming berat, penggunaan seperti membuka kamera, mengedit foto ringan, hingga berpindah antar aplikasi terasa stabil. Smartphone ini jelas dirancang untuk konsistensi performa, bukan sekadar mengejar angka benchmark semata.

Untuk pengguna yang menginginkan flagship yang “selalu siap” tanpa drama, impresi awal performa vivo X300 terasa menjanjikan.

Kamera: Tajam untuk Momen Sehari-hari

vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Sebagai varian non-Pro, vivo X300 tetap membawa kamera utama 200 MP ZEISS yang menjadi nilai jual utamanya. Dalam pemakaian singkat, hasil foto terlihat tajam dengan detail yang kaya, terutama di kondisi cahaya cukup.

Warna foto cenderung natural, tidak terlalu over-processed, dan dynamic range-nya terasa luas. Untuk foto cepat—seperti memotret aktivitas harian, makanan, atau suasana kota, kamera vivo X300 terasa bisa diandalkan tanpa perlu banyak pengaturan.

Dari sisi pengalaman, kamera ini terasa praktis: buka, bidik, dan hasilnya konsisten. Cocok untuk pengguna yang ingin kamera flagship tanpa harus terlalu sering mengutak-atik mode manual.

Hasil Foto vivo X300

Baterai dan Kenyamanan Pakai: Ringkas tapi Tahan Lama

Meski bodinya relatif kecil, vivo X300 dibekali baterai besar 6040mAh. Sepanjang penggunaan, saya belum bisa menguji daya tahan penuh seperti untuk gaming berat dan sejenisnya, namun baterai yang ditanamkan di device compact ini mampu bertahan seharian. Cukup nyaman untuk digunakan sehari-hari. Terlebih dari sisi kenyamanan, bobotnya terasa seimbang dan tidak membuat tangan cepat lelah.

Dengan dukungan pengisian cepat 90W, vivo X300 juga menjanjikan fleksibilitas tinggi untuk pengguna dengan mobilitas padat. Ini tipe smartphone yang bisa kamu isi daya sebentar, lalu lanjut beraktivitas tanpa khawatir.

OriginOS 6 dan Fitur AI: Terasa Praktis, Bukan Sekadar Gimmick

vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

OriginOS 6 menjadi salah satu elemen yang cukup terasa sepanjang penggunaan. Antarmukanya bersih, transisi halus, dan fitur-fitur AI-nya terasa lebih ke arah membantu produktivitas harian.

Fitur seperti pengelolaan dokumen, AI editing foto, hingga kemudahan transfer file lintas perangkat terasa relevan untuk penggunaan sehari-hari. Tidak terasa berlebihan, tapi cukup untuk mendukung workflow modern, baik untuk kerja, belajar, maupun konten ringan.

Yang Perlu Diperhatikan

Karena fokus pada pengalaman ringkas dan seimbang, vivo X300 memang tidak membawa beberapa fitur ekstrem yang ada di varian Pro, seperti kemampuan zoom jarak jauh tingkat profesional. Untuk pengguna yang sangat mengutamakan fotografi telefoto atau video kelas sinematik, hal ini mungkin terasa sebagai batasan.

Selain itu, ukurannya yang ringkas bisa jadi terasa kurang memuaskan bagi pengguna yang lebih menyukai layar besar untuk gaming berat atau multitasking ekstrem. Namun, kompromi ini justru menjadi identitas utama vivo X300.

Kesimpulan

vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Sepanjang penggunaan saya, vivo X300 meninggalkan kesan sebagai flagship yang matang dan realistis. Ia tidak berusaha menjadi yang paling ekstrem, tetapi fokus menjadi smartphone yang nyaman dipakai setiap hari, ringkas, bertenaga, dan konsisten.

Bagi pengguna yang mencari smartphone flagship dengan ukuran ideal, kamera tajam untuk keseharian, serta performa stabil tanpa ribet, vivo X300 terasa seperti pilihan yang masuk akal. Sebuah daily driver modern yang tahu apa yang dibutuhkan penggunanya, dan tidak mencoba menjadi lebih dari itu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More

5 Pihak yang Terdampak Krisis RAM, Bukan Cuma Konsumen

11 Jan 2026, 20:58 WIBTech