Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
cuplikan Death Howl
cuplikan Death Howl (dok. 11 bit Studios/Death Howl)

Intinya sih...

  • Marvel's Midnight Suns (2025) menggabungkan semesta Marvel dengan sistem strategi berbasis kartu yang dalam dan kompleks.

  • Death Howl (2025) adalah game indie dengan nuansa gelap dan atmosfer berat, fokus pada eksplorasi area kecil dan pertarungan menantang.

  • Slay the Spire (2019) adalah game deck-building roguelike sederhana, tetapi adiktif, cocok untuk pemain yang suka berpikir dan bereksperimen.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu bosan tidak dengan role playing game (RPG) yang punya sistem klasik dengan menyerang musuh secara bergantian? Kalau iya, coba RPG dengan sistem pertarungan kartu yang membuatmu harus berpikir sebelum bertindak. Game ini akan memberikan sensasi permainan yang lebih taktis dan menantang. Yuk, intip rekomendasinya berikut ini!

1. Marvel's Midnight Suns (2025)

cuplikan Marvel’s Midnight Sun (dok. 2K/Marvel’s Midnight Sun)

Game ini menggabungkan semesta Marvel dengan sistem strategi berbasis kartu yang dalam dan kompleks. Kamu akan berperan sebagai The Hunter yang memimpin tim melawan ancaman supranatural dari Lilith. Tiap kartu mewakili kemampuan unik yang bisa kamu upgrade seiring berjalannya cerita.

Selain bertarung, kamu juga bisa berinteraksi dan membangun hubungan pertemanan dengan para anggota Avengers di markas bernama The Abbey. Strategi penempatan karakter di arena sangat penting karena lingkungan sekitar bisa dimanfaatkan sebagai senjata tambahan yang mematikan. Visualnya yang memukau dan narasi yang kuat bikin pengalaman main game ini terasa sangat eksklusif dan berbeda dari game Marvel lainnya.

2. Death Howl (2025)

cuplikan Death Howl (dok. 11 bit Studios/Death Howl)

Death Howl adalah game indie dengan nuansa gelap dan atmosfer berat. Visualnya simpel, tetapi artistik, dengan tone warna suram yang memberikan kesan dunia yang keras dan sepi. Dari awal main, game ini sudah terasa personal dan emosional.

Struktur permainannya linear dengan fokus kepada eksplorasi area kecil dan pertarungan yang menantang. Kamu tidak dibebani peta besar, tetapi justru diajak memperhatikan detail lingkungan dan timing saat bertarung. Tiap kesalahan terasa punya konsekuensi.

3. Slay the Spire (2019)

cuplikan Slay the Spire (dok. Mega Crit/Slay the Spire)

Slay the Spire adalah game deck-building roguelike yang sederhana, tetapi adiktif. Kamu mendaki menara sambil membangun deck kartu untuk bertarung melawan musuh. Tiap peraturangan selalu terasa berbeda berkat kombinasi kartu dan relic yang acak.

Game ini sepenuhnya linear, tetapi pilihan yang kamu pilih membuat tiap perjalanan menjadi unik. Mau bermain aman atau all-in kepada build tertentu, semuanya tergantung keputusanmu. Slay the Spire cocok untuk kamu yang suka berpikir dan bereksperimen.

4. Steamworld Quest: Hand of Gilgamech (2019)

cuplikan Steamworld Quest: Hand Of Gilgamech (dok. Thunderful Publishing/Steamworld Quest: Hand Of Gilgamech)

SteamWorld Quest membawa formula RPG klasik dengan sentuhan card-based combat. Ceritanya ringan, penuh humor, dan dibalut gaya visual khas seri SteamWorld yang charming. Dunia fantasinya terasa santai, tetapi tetap seru diikuti.

Struktur game ini linear dengan area-area kecil yang terhubung. Fokusnya ada pada pertarungan berbasis kartu dan pengembangan karakter. Kamu tidak perlu memikirkan eksplorasi luas, cukup menikmati alur cerita dan sistem combat-nya.

5. Metal Gear Acid 2 (2005)

cuplikan Metal Gear Acid 2 (Konami/Metal Gear Acid 2)

Metal Gear Acid 2 adalah spin-off unik dari seri Metal Gear yang menggabungkan stealth dengan sistem kartu. Alih-alih gameplay action khas Solid Snake, game ini mengandalkan strategi turn-based. Tiap gerakan, serangan, dan aksi ditentukan kartu.

Level-level dalam game ini bersifat linear dan terstruktur. Kamu harus berpikir matang sebelum bergerak karena kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Game ini cocok untuk pemain yang suka eksperimen dan pengin pengalaman Metal Gear yang beda dari biasanya.

RPG dengan sistem pertarungan kartu di atas jadi cara baru untuk melatih strategi dan logika. Tiap kartu yang dihadirkan seolah menjadi teka-teki kecil yang harus kamu temukan benang merahnya. Game seperti di atas justru dapat membangun jalan cerita pelan-pelan dan lebih terarah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team