pembagian sistem Indonesia Game Rating System (IGRS) yang telah divalidasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tahun 2016 (komdigi.go.id)
Dalam sistem IGRS Komdigi, setiap game dikategorikan berdasarkan usia pemain agar lebih aman dan sesuai dengan tahap perkembangan. Penilaian ini didasarkan pada konten yang ada di dalam game, mulai dari kekerasan, bahasa, hingga fitur interaksi online. Berikut penjelasan tiap kategori usia yang perlu kamu pahami:
Kategori ini cocok untuk anak-anak karena kontennya sangat aman. Tidak ada unsur rokok, alkohol, narkoba, kekerasan, darah, maupun bahasa kasar. Selain itu, game juga tidak menampilkan adegan dewasa seperti ketelanjangan, pornografi, perjudian, atau horor, dan biasanya tidak memiliki fitur interaksi daring seperti chat.
Masih tergolong aman untuk anak-anak, tetapi sudah mulai mengandung elemen fantasi ringan. Meski begitu, game dalam kategori ini tetap tidak menampilkan kekerasan berlebihan, darah, atau konten sensitif seperti rokok, alkohol, dan bahasa kasar. Fitur komunikasi online juga belum tersedia.
Pada kategori ini, game mulai memperbolehkan adanya kekerasan ringan atau darah dalam bentuk animasi terbatas. Humor dewasa ringan juga bisa muncul, tetapi tanpa unsur seksual. Game tidak mengandung pornografi atau perjudian dan biasanya sudah memiliki fitur chat online dengan sistem filter bahasa.
Game di kategori ini bisa menampilkan kekerasan animasi dengan intensitas sedang dan darah dalam batas tertentu. Interaksi online sudah tersedia dengan pengawasan atau filter. Humor dewasa juga mulai muncul, tetapi tetap tidak mengandung pornografi, ketelanjangan, atau horor ekstrem.
Ini adalah kategori paling bebas dengan konten kompleks. Game dapat menampilkan rokok, alkohol, narkoba, serta kekerasan yang lebih intens seperti darah, mutilasi, atau kanibalisme. Selain itu, terdapat unsur horor yang lebih kuat, simulasi perjudian tanpa uang asli, dan fitur percakapan online tanpa batasan ketat.