7 Game Indie Paling Diantisipasi di 2026

- Cairn: Game mendaki dengan fokus realistis, garapan The Game Bakers.
- PVKK: Game unik menjaga planet dari invasi alien, karya Bippinbits.
- Toem 2: Petualangan foto dengan visual monokrom dan puzzle menarik.
Di era sekarang, game indie seperti Hollow Knight: Silksong bahkan bisa mendapat hype yang tidak kalah heboh dibanding Grand Theft Auto VI karena jumlah studio kecil yang berkarya semakin banyak dan menghasilkan game luar biasa yang bisa dinikmati semua kalangan pemain. Di 2026 ini, game AAA baru memang masih mendominasi, tapi di sisi lain juga ada banyak game indie anyar yang tak kalah menarik. Mulai dari sekuel game indie favorit banyak pemain hingga game baru dengan berbagai macam genre, berikut 7 game indie paling diantisipasi di 2026.
1. Cairn
Belakangan ini, game dengan genre memanjat kembali naik daun lewat game seperti PEAK dan Jusant. Di 2026 ini, tren itu diteruskan oleh Cairn, game mendaki yang tampil cantik dengan fokus menaklukkan gunung serta berbagai rintangan yang menyertainya. Alih-alih mengandalkan penanda cat kuning ketika memanjat, Cairn mencoba lebih realistis di mana pemain benar-benar dituntut mencari pegangan tangan dan pijakan kaki yang pas layaknya panjat tebing sungguhan. Cairn sendiri digarap oleh The Game Bakers, studio di balik Furi dan Haven, sehingga gameplay-nya dipastikan bakal seru dengan perkembangan karakter yang kuat.
2. PVKK
PVKK (singkatan dari Planetenverteidigungskanonenkommandant) merupakan game garapan Bippinbits yang sangat unik. Pada game ini, pemain bertugas menjaga planet dari invasi alien sembari bersantai di dalam bunker untuk mengoperasikan meriam pertahanan raksasa. Fokus game ini ada pada ketelitian dengan menekan tombol yang tepat dan membalik sakelar yang benar di momen-momen penting. Banyak yang membandingkan game ini dengan Papers, Please, namun bedanya alih-alih menentukan nasib orang per orang, pemain bertanggung jawab atas keselamatan seluruh dunia.
3. Toem 2
Toem: A Photo Adventure merupakan game indie rilisan 2021 yang mengajak pemain jalan-jalan, berteman dengan karakter lain dan mengabadikan momen lewat kamera. Di Toem 2, karakter utamanya dipastikan kembali untuk petualangan yang penuh keajaiban. Di game ini, pemain akan diajak menikmati hal-hal kecil, memecahkan berbagai puzzle dan berkenalan dengan banyak karakter baru. Dunia yang pemain jelajahi disajikan dalam balutan warna monokrom dengan perpaduan visual 2,3D dan 3D, sementara kamera pemain menjadi alat utama untuk melihat sudut pandang berbeda dan menemukan rahasia.
4. Solasta 2
Solasta 2 menjadi lanjutan dari game RPG taktis pertama buatan Tactical Adventures, dengan sudut pandang kamera isometrik yang keren dan mirip seperti yang sudah pemain rasakan di Baldur’s Gate 3. Game yang satu ini juga “naik kelas” dari aturan D&D 5.1 ke versi SRD 5.2, disamping membawa peningkatan lain seperti dunia yang lebih luas dan indah, pilihan yang benar-benar berdampak pada cerita dan jajaran pengisi suara kelas atas. Demo-nya saat ini sudah bisa dinikmati meski masih menggunakan aturan D&D 5.1, namun bagi yang mau menunggu, game ini akan dirilis secara early access pada Maret mendatang.
5. Mouse: P.I. for Hire
Pada 2024, Mickey Mouse versi awal akhirnya masuk ke domain publik yang membuatnya tak lagi dilindungi oleh hak cipta atau kekayaan intelektual lainnya. Tambahkan itu dengan tren game retro yang sukses seperti Cuphead dan Acecraft, keduanya membuka jalan bagi hadirnya Mouse: P.I. for Hire. Game ini akan menjadi game debut dari Fumi Games dan visualnya langsung mencuri perhatian. Di game ini, pemain seakan berkelahi dan baku tembak di dalam kartun Disney lawas era 1930-an seperti Steamboat Willie, lengkap dengan iringan musik jazz dan animasi gambar tangan.
6. Reanimal
Reanimal digarap oleh Tarsier Studios, studio di balik Little Nightmares 1 dan 2. Masih sama seperti game-game mereka sebelumnya, game ini indah dan menyeramkan disaat yang bersamaan, lengkap dengan gameplay yang memadukan elemen stealth dan puzzle. Game co-op ini bercerita tentang kakak adik yang menempuh perjalanan bak mimpi buruk demi menyelamatkan teman-temannya. Keduanya harus bekerja sama untuk melewati lokasi-lokasi surealis dan menghadapi monster mengganggu yang seolah berasal dari masa lalu mereka. Bagi penggemar seri Little Nightmares, game ini wajib dinantikan.
7. Subnautica 2
Subnautica 2 akan tetap melanjutkan petualangan menjelajahi kedalaman samudra di planet alien, dengan misteri baru untuk diungkap dan makhluk laut dalam yang semakin mengerikan. Proses pengembangan game ini sebenarnya sempat diterpa kontroversi di mana pada pertengahan 2025, Krafton selaku publisher dilaporkan menyingkirkan kreator game pertamanya dari Unknown Worlds karena dituduh ingin mempercepat perilisan game ini sebelum benar-benar siap. Keputusan itu akhirnya membuat Subnautica 2 mundur ke 2026 dan sayangnya hingga kini belum ada tanggal rilis pasti yang diumumkan.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa game indie paling diantisipasi di 2026. Dari 7 game di atas, mana yang paling kamu nantikan?


















