Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Game RPG Terbaik yang Ternyata Terinspirasi Karya J.R.R. Tolkien
Middle-Earth: Shadow of Mordor (dok. Monolith Productions)
  • Karya J.R.R. Tolkien terus menginspirasi dunia game, terutama genre RPG yang menghadirkan dunia fantasi luas, mitologi mendalam, dan konflik epik khas Middle-Earth.
  • Enam game seperti Kingdom of Amalur, Dragon’s Dogma 2, Dragon Age: Origins, Elden Ring, Skyrim, hingga Shadow of Mordor menunjukkan pengaruh kuat dari tema dan gaya bercerita Tolkien.
  • Setiap game menawarkan cara unik menikmati warisan Tolkien—dari eksplorasi dunia magis hingga sistem permainan inovatif seperti Nemesis System yang membuat pengalaman bermain terasa hidup dan dinamis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Meski sudah lebih dari lima puluh tahun sejak J.R.R. Tolkien wafat, pengaruh karyanya tetap kuat di berbagai bentuk seni, termasuk game. Dunia mitologi yang ia ciptakan telah menginspirasi banyak karya, mulai dari buku, film, serial TV hingga media interaktif. Industri gaming pun tak luput dari jejaknya, baik lewat adaptasi langsung The Lord of the Rings maupun game yang terinspirasi dari karya-karyanya. Untuk itu, bagi para penggemar karya-karya Tolkien, ada banyak game RPG yang bisa menjadi cara seru untuk menikmati kembali legacy-nya. Berikut beberapa di antaranya.

1. Kingdom of Amalur: Reckoning

Kingdom of Amalur: Reckoning bisa dibilang sebagai salah satu “adaptasi tidak resmi” yang paling terinspirasi dari The Lord of the Rings, terutama jika melihat bagaimana dunia, cerita, hingga mitologi di dalamnya dibangun. Kesan epik dengan konflik besar, perjalanan penuh perjuangan, hingga dunia fantasi yang luas sekaligus hidup terasa sarat akan sentuhan karya-karya J.R.R. Tolkien. Hal ini juga tidak lepas dari peran R.A. Salvatore, penulis cerita game ini yang memang secara terbuka mengakui bahwa ia banyak dipengaruhi oleh Tolkien. Meskipun begitu, game ini tidak sekadar meniru, karena tetap menghadirkan pengalaman yang fresh lewat eksplorasi yang luas, sistem combat yang solid dan opsi kustomisasi yang mendalam.

2. Dragon’s Dogma 2

Terinspirasi dari momen epik seperti pertempuran di Chamber of Mazarbul atau duel melawan Balrog di The Lord of the Rings, Dragon’s Dogma 2 membawa sensasi petualangan yang serupa di mana dunianya hidup, berbahaya dan penuh kejutan di setiap sudutnya. Pada game RPG ini, pemain diajak menjelajah bersama tim melewati berbagai wilayah, sembari menghadapi musuh yang semakin besar, kuat dan kompleks. Pertarungan berskala besar menjadi nilai jual utama game ini, sekaligus untuk menciptakan progress permainan yang terus meningkat hingga akhir. Bagi pemain yang menikmatinya, waktu berlalu begitu cepat karena setiap momen terasa sangat memuaskan dan intens.

3. Dragon Age: Origins

The Lord of the Rings memuat banyak elemen politik, mulai dari konflik wilayah, segregasi antar ras, perebutan kekuasaan hingga distribusi sumber daya. Hal tersebut sedikit mengingatkan pada Dragon Age: Origins, game RPG yang dikenal memiliki kedalaman pilihan moral dan dunia yang kompleks. BioWare berhasil menciptakan pengalaman di mana setiap karakter dan misi memiliki latar belakang kuat, sehingga pemain terdorong untuk benar-benar memahami situasi sebelum mengambil keputusan. Di sisi lain, kemiripan game ini dengan karya-karya J.R.R. Tolkien juga tampak di permukaan, mulai dari dunia fantasi berisi penyihir, ksatria dan ancaman seperti Darkspawn yang jelas terinspirasi dari Uruk-hai.

4. Elden Ring

Di tengah tren di mana game-game terkini semakin mengejar realisme, baik secara penuh maupun sebagian, Elden Ring justru tampil berbeda dengan merangkul unsur magis dan dunia fantasi secara total. Seperti The Lord of the Rings, game ini tidak berusaha menjelaskan segalanya secara logis, melainkan sengaja menyisakan misteri dan ruang imajinasi untuk pemain. Selain itu, keduanya juga sama-sama membawa petualangan yang berfokus pada perjalanan dan pencapaian. Dengan elemen seperti cincin, pohon kuno, raja yang terasingkan dan konsep The Lands Between yang mengingatkan pada Middle-Earth, Elden Ring pada akhirnya membawa tema dan banyak hal yang sejalan dengan dunia The Lord of the Rings.

5. The Elder Scrolls V: Skyrim

The Lord of the Rings maupun The Elder Scrolls V: Skyrim sama-sama memiliki kekuatan yang luar biasa dalam membuat pembaca atau pemain tenggelam sepenuhnya ke dalam ceritanya. Keduanya menawarkan dunia yang hidup dan sarat akan detail, mulai dari konflik politik, keberagaman makhluk yang hidup di dalamnya hingga budaya yang saling terhubung. Kesamaan lainnya juga datang dari fakta bahwa Skyrim dan The Lord of the Rings sama-sama imersif dan didukung dengan lore yang menarik untuk terus digali. Satu-satunya perbedaan mungkin hanya ada pada bagian di mana di Skyrim, pemain langsung menyelami dunianya sebagai pemain, sementara di The Lord of the Rings, pembaca hanya menikmatinya lewat cerita.

6. Middle-Earth: Shadow of Mordor

Middle-Earth: Shadow of Mordor berhasil menyeimbangkan antara inspirasi dunia dan originalitas cerita, sehingga tak heran jika banyak yang menilai sebagai game adaptasi semesta J.R.R. Tolkien terbaik yang pernah dibuat. Monolith Productions memperluas Middle-Earth dengan elemen-elemen baru namun tetap familiar, dan dibalut dalam desain open-world yang solid serta inovasi seperti Nemesis System. Nemesis System sendiri membuat musuh terasa hidup dan berkembang seiring berjalannya permainan. Alhasil, pengalaman bermain yang pemain rasakan sangat dinamis dan penuh kejutan. Lebih dari itu, game ini juga berani “menantang” konsep klasik The Lord of the Rings, khususnya dalam memaknai konflik antara kebaikan dan kejahatan.

Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game RPG terbaik yang ternyata terinspirasi karya-karya J.R.R. Tolkien. Dari beberapa game di atas, mana yang paling menarik perhatianmu?

Editorial Team

Related Article