Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
conan-exiles-review_qumu.1200.jpg
Conan Exiles (dok. Funcom)

Intinya sih...

  • Conan Exiles menawarkan gameplay hingga 129 jam dengan tantangan bertahan hidup di dunia yang keras.

  • 7 Days to Die menghadirkan mekanisme unggulan Blood Moon dan membutuhkan strategi untuk bertahan hidup dari serbuan zombie.

  • Rust merupakan game multiplayer tanpa ending resmi, di mana pemain harus bertahan dari lingkungan dan pemain lainnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kebanyakan game survival zaman sekarang dirancang semenuntut mungkin sampai-sampai menghabiskan 100 jam pun rasanya seperti baru pemanasan. Progress-nya sengaja diperlambat agar pemain terus terpancing untuk kembali bermain selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Game survival semacam itu biasanya langsung melempar pemain ke wilayah mematikan yang dihuni makhluk berbahaya, musuh yang tak peduli seberapa siap pemain, plus ancaman rasa lapar dan haus. Berikut 7 game survival dengan durasi gameplay hingga ratusan jam.

1. Conan Exiles

Conan Exiles dikenal brutal karena menempatkan pemain di dunia yang keras untuk mengumpulkan sumber daya, menghadapi berbagai ancaman dan membangun tempat tinggal demi bertahan hidup. Pemain memulai sebagai orang buangan yang dibebaskan Conan dengan perlengkapan seadanya, lalu harus crafting pakaian, alat dan tempat berlindung untuk melawan panas ekstrem, dingin, lapar dan haus. Aspek bertahan hidup seperti rasa lapar, dahaga dan suhu ikut memengaruhi HP terutama ketika pemain menjelajahi area dengan iklim yang kejam. Jika ingin menuntaskan semuanya, game ini bisa menghabiskan waktu hingga 129 jam.

2. 7 Days to Die

7 Days to Die tidak hanya soal membantai zombie, karena pemain juga harus rajin crafting, menjarah bangunan, menjelajah dan mengatur kebutuhan hidup seperti makanan, air, alat dan senjata agar bisa bertahan hidup. Salah satu mekanisme unggulan game ini adalah Blood Moon yang akan muncul kira-kira setiap tujuh hari dan memicu gerombolan zombie dalam jumlah masif yang akan menyerbu lokasi pemain semalaman. Maka dari itu, pemain dituntut membangun markas dengan pertahanan yang kokoh karena jika persiapannya minim, malam itu bisa terasa sangat panjang dan mematikan.

3. Rust

Rust merupakan game survival multiplayer tanpa ending resmi, sehingga kapan tamatnya tergantung target yang pemain pasang sendiri. Pemain bisa menilai game ini selesai entah ketika sekadar bisa bertahan hidup, memiliki markas yang aman atau jadi rajanya mode PvP. Pada game ini, pemain memulai semuanya nyaris tanpa apa-apa. Pemain muncul di pantai hanya bermodalkan batu dan obor, lalu pelan-pelan mengumpulkan kayu, batu dan material lainnya untuk membuat alat yang lebih bagus, membangun tempat berlindung dan bertahan hidup. Tantangan terbesar game ini bukan lingkungannya yang kejam, melainkan pemain lain.

4. ARK: Survival Evolved

ARK: Survival Evolved dikenal karena sistem menjinakkan dinosaurus yang bisa memakan waktu lama. Di game ini, jika pemain mengincar seekor dinosaurus, mereka harus melumpuhkannya dulu sampai pingsan, lalu menyuapinya dengan makanan favoritnya sampai akhirnya jinak dan patuh. Semakin besar atau semakin langka dinosaurusnya, prosesnya jadi semakin lama. Di luar sistem menjinakkan itu, game survival ini juga memiliki banyak gua yang bisa dieksplorasi dan sering menyimpan artefak unik. Karenanya, tak mengherankan jika game yang satu ini bisa memakan waktu hingga ratusan jam.

5. Valheim

Seperti halnya Rust, Valheim juga tidak memiliki ending resmi atau mode campaign seperti game pada umumnya. Progress di game ini mengikuti proses mengalahkan bos di tiap bioma dan untuk sampai sana, pemain harus benar-benar siap. Pemain biasanya memulai dari Meadows yang relatif aman, lalu pelan-pelan berpindah ke wilayah yang makin menantang seperti Black Forest, Swamps, Mountains, Plains hingga Mistlands. Tiap bioma memiliki sumber daya dan musuh uniknya sendiri yang memaksa pemain untuk terus menerus upgrade gear dan strategi sehingga wajar jika progress-nya terasa panjang.

6. The Long Dark

The Long Dark merupakan game survival dengan suasana tenang namun kejam. Berlatar alam liar Kanada yang dipenuhi salju, musuh utama pemain di game ini adalah suhu dingin yang ekstrem dan satwa buas. Alasan game ini terasa sangat lama adalah karena sekadar bertahan hidup sembari memetakan seluruh wilayah memang memakan waktu yang tidak sedikit. Proses pemetaan pun sengaja dibuat lambat di mana pemain perlu berdiri di luar dalam cuaca dingin dan memakai arang untuk menggambar peta, lalu mengulang hal yang sama di banyak titik. Disaat yang sama, badai salju juga akan sering memaksa pemain untuk berteduh.

7. Project Zomboid

Yang terakhir adalah Project Zomboid, game survival bertema zombie yang dikenal sangat sulit karena untuk tetap hidup, pemain bukan hanya menjarah bangunan, tapi juga harus crafting peralatan, bertani, mengelola logistik dan bertarung secara realistis. Dunianya luas dan terinspirasi dari kota-kota asli di wilayah Kentucky, sehingga ada segudang lokasi untuk dijelajahi dan dijarah. Tantangan terbesar game ini datang dari sistem permadeath yang diusungnya. Terkena cakaran zombie mungkin hanya akan sekadar menyebabkan infeksi, tapi jika sampai digigit, karakter pemain akan mati dan pemain harus memulai semuanya dari nol.

Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game survival terbaik dengan durasi gameplay hingga ratusan jam. Tertarik menguji skill bertahan hidupmu lewat game-game di atas?

Editorial Team