kartu Hand of the Almighty yang memicu kontroversi (dok. KRAFTON/PUBG Mobile)
Mulai awal 2026, PUBG Mobile menghadirkan fitur baru bernama Card Collection System yang memungkinkan gamer untuk mengumpulkan dan bertukar kartu dengan pemain lain. Adapun, kartu-kartu tersebut bisa ditukarkan dengan hadiah permanen, seperti skin senjata atau senapan yang sudah dimutakhirkan. Ini menjadi fitur favorit baru. Apalagi, kamu bisa mendapatkan kartu gratis setiap hari.
Namun, pada patch terbaru versi 4.4 Hero's Crown, PUBG Mobile merilis kartu baru yang memicu kontroversi. Kartu yang dimaksud adalah Hand of the Almighty. Secara sekilas, sebenarnya tidak ada yang aneh dengan kartu tersebut. Namun, ternyata nama item tersebut memicu reaksi negatif dari gamer yang beragama Islam.
Dalam server Middle East (ME) yang menggunakan bahasa Arab, Hand of the Almighty diterjemahkan menjadi Yad Al-Jabbar atau Al-Jabbar yang berarti 'Tangan Allah Yang Maha Perkasa'. Itu merupakan salah satu dari 99 nama Allah atau asmaulhusna. Tentu saja, penggunaan nama tersebut memicu kontroversi dan dikecam oleh gamer dari server Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Pakistan, juga negara dengan penduduk Islam, seperti Filipina serta Indonesia.