Saint Denis dikenal sebagai kota modern dengan gemerlap lampu, trem, dan hiruk-pikuk industrinya. Namun, di balik wajah metropolis yang megah, kota ini menyimpan banyak detail kelam dan rahasia kecil yang sering terlewat oleh pemain. Dari misteri potongan tubuh manusia, kisah para karakter sampingan, sampai kehadiran vampir, kota ini seakan menegaskan kemajuan peradaban selalu berdampingan dengan sisi gelap manusia. Banyak di antaranya tidak dijelaskan secara langsung, membuat pemain harus mengumpulkan puzzle sendiri. Hasilnya, Saint Denis terasa hidup sekaligus menyeramkan.
6 Rahasia Kota Saint Denis di Red Dead Redemption 2

Intinya sih...
Potongan tangan di kolam rumah walikota Lemieux
Keluarga Josiah Trelawny yang tinggal di Saint Denis
Charles Châtenay dan tingkah eksentriknya
1. Potongan tangan di kolam rumah Walikota Lemieux
Setelah misi “Idealism and Pragmatism for Beginners”, pemain bisa menemukan sesuatu yang disturbing di kolam dekat rumah Walikota Lemieux. Di air yang tampak tenang, ada potongan tangan manusia yang jelas saat diperhatikan dengan senter atau cahaya. Rockstar tidak pernah memberi penjelasan resmi soal asal-usul tangan ini, tapi saat Arthur mengangkat tangan itu, ia langsung nyeletuk, "Jean-Marc, is that you?".
2. Keluarga Josiah Trelawny yang ternyata tinggal di Saint Denis
Josiah Trelawny selama ini dikenal sebagai karakter flamboyan dan licin, lebih mirip penipu ketimbang anggota geng sejati. Namun, lewat salah satu misi sampingan, kita tahu keluarganya tinggal di Saint Denis. Fakta ini memberi sisi lain pada Trelawny. Ternyata, ia punya rumah tangga yang stabil di balik gaya hidupnya yang liar. Meski begitu, Rockstar lagi-lagi tidak banyak mengungkap kehidupan mereka, membuatnya tetap jadi misteri kecil yang menarik.
3. Charles Châtenay dan tingkah eksentriknya
Charles Châtenay adalah seorang seniman Prancis yang bisa ditemui di Saint Denis. Karakternya eksentrik, genit, dan penuh drama, bahkan sampai harus melarikan diri ke luar negeri. Kisahnya satir, menggambarkan dunia seni yang glamor sekaligus absurd. Meski sifatnya komedi, kehadiran Charles menambah lapisan unik pada Saint Denis sebagai kota kosmopolitan yang penuh karakter aneh.
4. Quincy Harris Memorial Hall dan nama Arthur Morgan
Arthur bisa menyumbang dana untuk pembangunan Quincy Harris Memorial Hall dalam salah satu interaksi dengan non-player character (NPC). Sekilas ini terlihat seperti keputusan kecil yang hanya menunjukkan sisi moral Arthur. Namun, saat epilog, jika John kembali ke gedung yang sudah rampung, akan ada plakat dengan nama Arthur Morgan tertera sebagai donatur. Detail ini sangat emosional karena memberi kesan, meski kisah Arthur tragis dan nyaris tak dikenang, namanya tetap hidup di tengah peradaban baru.
5. Fence Saint Denis yang diam-diam memiliki budak
Salah satu fence di Saint Denis, yang biasanya hanya kita anggap sebagai penadah barang curian, menyimpan rahasia kelam. Jika mengeksplorasi area bawah tanah tokonya, pemain bisa menemukan orang-orang yang diperbudak dan dikurung di sana. Fakta ini menyoroti sisi gelap Saint Denis. Meski kota ini tampak modern dan maju, praktik brutal seperti perbudakan masih tersembunyi di balik gemerlapnya lampu jalanan.
6. Vampir di Saint Denis
Misteri paling terkenal di Saint Denis tentu saja vampir yang bisa ditemui setelah menemukan beberapa grafiti tersembunyi di dinding kota. Jika semua petunjuk berhasil dikumpulkan, pemain bisa bertemu sosok vampir di sebuah gang gelap. Vampir ini bukan hanya easter egg seram, melainkan juga simbol legenda gelap yang terus hidup di kota sebesar Saint Denis.
Saint Denis adalah cermin dari dunia nyata: sebuah kota modern yang berkilauan, tapi penuh rahasia dan kegelapan. Potongan tangan misterius, perbudakan tersembunyi, hingga vampir di gang sempit, semua menunjukkan, peradaban tidak pernah sepenuhnya bersih. Di sisi lain, detail emosional seperti nama Arthur di Quincy Harris Memorial Hall memberi lapisan humanis yang mengimbangi sisi kelamnya.
Sepertinya Rockstar sengaja menaruh detail kecil ini untuk membuat dunia terasa hidup dan bernuansa. Rahasia-rahasia inilah yang justru membuat Saint Denis tidak hanya jadi kota besar biasa, tapi juga salah satu lokasi paling berkesan di Red Dead Redemption 2.