Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
where-winds-meet-3840x2160-24536.jpg
Where Winds Meet (dok. Everstone Studio)

Intinya sih...

  • Rise of the Ronin memiliki dunia terbuka, sistem combat, dan kualitas visual yang mirip dengan Where Winds Meet.

  • Wuchang: Fallen Feathers menawarkan dunia mitologi Tiongkok yang berbahaya dan sistem combat mendalam.

  • Naraka: Bladepoint memiliki gameplay mirip dengan Where Winds Meet, namun dengan tempo permainan yang lebih cepat dan menegangkan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Where Winds Meet menjadi salah satu game free-to-play paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Game ini tidak hanya hadir dengan visual yang memukau, tapi juga sistem combat yang terasa matang dan dunia dengan banyak aktivitas didalamnya. Sulit dipercaya game seluar biasa ini bisa dimainkan gratis. Gaya visualnya pun indah dan pilihan senjata serta kemampuan yang bisa dipelajari membuat gameplay-nya terus terasa fresh. Memang tidak banyak game yang benar-benar mirip dengan Where Winds Meet, tapi masih ada beberapa game yang mampu menghadirkan sensasi dan pengalaman bermain serupa. Berikut daftarnya.

1. Rise of the Ronin

Rise of the Ronin memiliki banyak kesamaan dengan Where Winds Meet mulai dari dunia terbuka yang luas, sistem combat yang beragam hingga kualitas visualnya. Game ini berlatar belakang era konflik antara kekuatan shogun lama dan kelompok yang ingin membawa perubahan, dengan sistem combat sebagai daya tarik utama. Selain itu, game ini juga menawarkan berbagai senjata berbeda-beda, lengkap dengan sistem parry ala Sekiro namun lebih menantang karena timing setiap senjata tidak sama. Konten game ini juga sangat padat, di mana ada banyak misi samping, item collectible untuk dicari dan kostum karakter untuk dibuka.

2. Wuchang: Fallen Feathers

Bagi pemain yang menyukai aspek mitologi Tiongkok di dalam Where Winds Meet, Wuchang: Fallen Feathers menjadi game alternatif untuk dicoba. Game Soulslike yang unik ini memiliki dunia yang indah namun berbahaya untuk dijelajahi, dengan musuh-musuh yang sangat agresif dan sistem combat yang sangat mendalam. Di awal, gerakan karakter pemain memang terbatas, tapi seiring berjalannya waktu, pemain bisa mengakses skill tree untuk membuka berbagai serangan yang punya fungsi masing-masing. Yang membuat game ini makin menarik adalah mekanisme di mana pemain harus melawan iblis jika terlalu sering mati.

3. Naraka: Bladepoint

Naraka: Bladepoint dan Where Winds Meet memang terlihat sangat mirip, baik dari segi visual maupun sistem combat-nya. Meski pada dasarnya adalah game battle-royale, Naraka punya banyak kesamaan dari sisi gameplay seperti sistem parry dan beragam senjata jarak dekat maupun jarak jauh. Yang paling membedakan game ini dengan Where Winds Meet adalah tempo permainannya yang cepat di mana pemain dipaksa terjun ke duel-duel seru melawan pemain lain atau bot secara terus-menerus dengan tempo yang tidak bisa bisa kendalikan. Alhasil, pengalaman bermain jadi lebih tidak terduga dan menegangkan.

4. Wo Long: Fallen Dynasty

Wo Long: Fallen Dynasty garapan Team Ninja mengambil cerita klasik Kisah Tiga Kerajaan dan menambahkan sentuhan fantasi serta horor untuk menciptakan perpaduan unik namun menarik. Game ini terkenal dengan bos pembuka yang sangat menantang dan tingkat kesulitan yang konsisten di sepanjang permainan. Tokoh-tokoh legendaris seperti Zhao Yun, Liu Bei dan Lu Bu hadir dalam versi paling menakutkan. Keunggulan game ini terletak pada variasi senjata dan kekuatan sihir yang ternyata cukup kompleks. Meski bukan tidak mengusung format open-world seperti Where Winds Meet, game ini tetap memiliki banyak rahasia tersembunyi di setiap area.

5. Black Myth: Wukong

Game yang serupa dengan Where Winds Meet berikutnya adalah Black Myth: Wukong, game yang berhasil membuktikan kehebatannya setelah dipenuhi ekspektasi tinggi sejak awal. Game ini mengangkat novel Perjalanan ke Barat yang sangat terkenal dalam budaya Tiongkok, namun dengan sentuhan cerita yang fresh. Pada game ini, pemain akan berperan sebagai reinkarnasi Monkey King yang menjelajahi dunia misterius sembari mengungkap berbagai rahasia di dalamnya. Sistem combat-nya sangat dinamis karena mengandalkan timing dodge yang presisi, serangan yang terukur dan berbagai transformasi yang mengubah gaya bertarung pemain.

6. Xuan Yuan Sword VII

Sesuai judulnya, Xuan Yuan Sword VII merupakan game ke-7 di serinya. Berlatar akhir Dinasti Han, game ini menyajikan kisah balas dendam klasik di dalam dunia fantasi dengan gaya visual yang memukau ala film-film Wuxia. Sistemnya combat-nya cukup memuaskan dengan beragam serangan dan kemampuan yang bisa digunakan melawan berbagai musuh. Memang ada banyak sekali dialog dan cutscene di game ini (mirip seperti Where Winds Meet) dan meski terkadang terasa berlebihan, ceritanya sendiri sebenarnya cukup menarik untuk membuat pemain terus menikmatinya dari awal hingga akhir.

7. Black Desert Online

Black Desert Online yang rilis 2016 silam merupakan game yang paling mirip dengan Where Winds Meet, mulai dari gaya visual hingga sistem combat. Game MMO yang satu ini masih memiliki komunitas yang solid sampai sekarang dan tetap seru ketika dimainkan sendiri maupun beramai-ramai. Dengan 29 class karakter dan opsi kustomisasi yang mendalam, Black Desert Online membawa sistem combat real-time. Selain sistem combat yang dibalut efek visual fantastis, dunia game ini juga penuh aktivitas seru untuk dijalani seperti memancing, memasak dan berbagai kegiatan sampingan lainnya yang membuat betah bermain berjam-jam.

Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game serupa untuk pemain yang menyukai Where Winds Meet. Tertarik memainkan game-game di atas?​

Editorial Team