ilustrasi menggunakan HP (vecteezy.com/Wipada Wipawin)
Mengganti nomor sebelum mengajukan pinjaman sering dianggap sebagai tindakan yang tidak bermasalah. Padahal, hal tersebut dapat memicu pemeriksaan tambahan dari sistem. Pergantian mendadak membuat riwayat lama tidak lagi terhubung sehingga sistem perlu membangun ulang data dari awal. Hal ini biasanya membuat proses verifikasi menjadi lebih panjang. Beberapa aplikasi bahkan akan menunda persetujuan hingga data dianggap cukup.
Di sisi lain, penggunaan nomor lama menunjukkan konsistensi identitas digital dalam jangka waktu panjang. Konsistensi tersebut membantu sistem memastikan bahwa pengguna tidak sering berganti informasi kontak. Alasan ini pula yang membuat nomor lama lebih mudah melewati tahap verifikasi awal.
Nomor ponsel ternyata tidak sekadar alat komunikasi. Itu karena dalam dunia pinjol, ia juga menjadi bagian dari identitas digital yang dinilai sistem. Lama penggunaan nomor membantu membentuk rekam jejak yang mempermudah verifikasi dan penilaian awal. Jika suatu saat hendak mengajukan pinjaman, apakah nomor yang dipakai sudah memiliki jejak digital yang cukup panjang?
Referensi
"Behavior Revealed in Mobile Phone Usage Predicts Credit Repayment". World Bank Group. Diakses Februari 2026.
"Social capital, phone call activities and borrower default in mobile micro-lending". Decision Support Systems. Diakses Februari 2026.
"The Relationship Between Mobile Money and Loans Issued by Commercial Banks in Kenya". University of Nairobi. Diakses Februari 2026.