Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Beberapa Fitur Tersembunyi Google TV yang Jarang Diketahui
ilustrasi Google TV (dok. Google)

  • Menggunakan mode apps-only untuk memangkas homescreen yang terlalu ramai dengan rekomendasi tidak relevan

  • Remapping tombol di remote menggunakan Button Mapper untuk membuat tombol-tombol "nganggur" menjadi berguna

  • Mempercepat navigasi UI dengan mengurangi atau mematikan animasi lewat Developer Options, serta mirroring HP atau PC secara nirkabel

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Google TV pada dasarnya mirip seperti sistem operasi di smart TV lain di mana pengguna bisa memasang aplikasi streaming favorit, bermain game ringan dan menampilkan screensaver ketika TV sedang menganggur. Faktanya, selain fungsi-fungsi tersebut, Google TV juga memiliki banyak fitur tersembunyi yang benar-benar membantu, mulai dari navigasi yang lebih nyaman, cara memaksimalkan tombol-tombol di remote agar lebih berguna hingga kemampuan menjadikan TV sebagai layar kedua untuk HP atau PC. Berikut daftarnya.

1. Menggunakan mode apps-only

Salah satu keluhan terbesar terkait Google TV adalah homescreen-nya terlalu ramai karena dipenuhi rekomendasi tanpa henti seperti serial TV yang sedang trending, saran personal yang terkadang tidak relevan dan saran dari layanan streaming yang mungkin tidak pengguna gunakan. Solusinya, pengguna bisa mengaktifkan mode apps-only agar homescreen “dipangkas” menjadi yang penting-penting saja.

Daftar aplikasi tampil rapi dalam grid, sehingga pengguna tinggal menyalakan TV, pilih aplikasi dan langsung menonton. Caranya mudah, cukup pergi ke Settings > Accounts and Profile dan pilih Turn On pada bagian “Enable Apps-Only Mode”. Satu-satunya kekurangan dari mengaktifkan mode ini adalah Google Play Store jadi disembunyikan.

2. Remapping tombol di remote menggunakan Button Mapper

ilustrasi Google TV (dok. Google)

Remote untuk Google TV milik pengguna pasti memiliki satu atau lebih tombol yang tidak pernah digunakan, apalagi jika remote-nya tipe lawas yang punya banyak tombol. Nah, aplikasi pihak ketiga bernama Button Mapper bisa membuat tombol-tombol “nganggur” itu jadi benar-benar berguna. Lewat aplikasi ini, pengguna bebas mengubah fungsinya, mulai dari untuk membuka aplikasi tertentu, memunculkan menu pengaturan atau menjalankan perintah tertentu. Menariknya, pengguna juga bisa memberi fungsi yang berbeda untuk tekan dua kali atau tekan-tahan, sehingga satu tombol bisa digunakan untuk menjalankan beberapa perintah sekaligus.

3. Mempercepat navigasi

UI milik Google TV memang terlihat mulus berkat animasi kecil ketika membuka aplikasi atau menu, tetapi di smart TV lawas yang performanya pas-pasan, animasi yang sama justru bisa membuat proses navigasi terasa lemot. Cara cepat untuk membuatnya lebih responsif adalah mengurangi atau mematikan animasi lewat Developer Options. Caranya, masuk ke Settings > System > About, lalu tap berkali-kali pada “Android TV OS Build” hingga menu Developer Options aktif.

Setelahnya, masuk ke Developer Options dan ubah “Window Animation Scale”, “Transition Animation Scale”, dan “Animator Duration Scale” dari 1x ke 0.5x. Jika masih terasa lemot, pengguna juga bisa mengaktifkan “Limit Background Processes” agar jumlah aplikasi dan proses yang berjalan di latar belakang dibatasi sehingga TV jadi lebih responsif.

4. Mirroring HP atau PC secara nirkabel

Salah satu fitur terbaik yang Google TV miliki adalah kemampuan mirroring layar secara nirkabel. Selama ini, Google TV memang mendukung mirroring layar dari HP dan tablet, tapi tidak banyak yang pengguna yang mengetahui jika iPhone dan PC (Windows) juga bisa ikut di-mirroring tanpa perlu aplikasi pihak ketiga. Di Windows, caranya tinggal tekan Win + K, lalu pilih TV dari daftar untuk menjadikan TV sebagai layar kedua. Untuk Android, buka aplikasi Google TV dan pilih opsi “Cast My Screen”. Tidak hanya itu saja, sebagian besar smart TV berbasis Google TV saat ini sudah mendukung AirPlay yang artinya, pengguna bisa mirroring seluruh layar atau hanya konten tertentu seperti musik dan video.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa fitur tersembunyi Google TV yang jarang diketahui. Tertarik menggunakan fitur-fitur di atas?

Editorial Team