Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Google Bawa Gemini ke Google TV, Ini Fitur Barunya di CES 2026

Google integrasikan Gemini ke Google TV pada CES 2026
Google integrasikan Gemini ke Google TV pada CES 2026 (google.com)
Intinya sih...
  • Gemini ubah Google TV jadi AI interaktif
    Integrasi Gemini memungkinkan interaksi bahasa alami di layar besar, mulai dari pencarian tontonan kontekstual, rekomendasi personal, hingga ringkasan cerita dengan tampilan visual adaptif.
  • Fungsi TV meluas ke edukasi dan kreasi
    Google TV tak lagi sebatas hiburan—Gemini menghadirkan pembelajaran visual interaktif, pengolahan Google Photos, pembuatan konten AI, serta pengaturan TV yang sepenuhnya berbasis suara.
  • Peluncuran bertahap dengan syarat tertentu
    Fitur Gemini akan hadir lebih dulu di TV TCL tertentu, membutuhkan Android TV OS 14, akun Google, dan koneksi internet, dengan dukungan bahasa serta wilayah yang masih terbatas.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Google semakin serius menghadirkan kecerdasan buatan ke ruang keluarga. Di ajang CES 2026, perusahaan ini memamerkan sederet fitur baru Gemini yang akan segera hadir di Google TV. Ini memperluas peran televisi dari sekadar perangkat hiburan menjadi pusat interaksi berbasis AI. Sebelumnya, Google telah mulai membawa Gemini ke perangkat Google TV sejak November 2025 lalu.

Kini, melalui CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, Google menunjukkan bagaimana AI tersebut akan meningkatkan pengalaman menonton, mulai dari membantu pencarian konten, mengolah foto dan video pribadi, hingga mengatur TV hanya lewat perintah suara. Dalam tahap awal, fitur-fitur Gemini ini akan tersedia terlebih dahulu di sejumlah model TV TCL tertentu, sebelum diluncurkan secara lebih luas ke perangkat Google TV lainnya dalam beberapa bulan ke depan.

1. Interaksi natural dengan TV layar besar

Demo Google TV di CES 2026
Demo Google TV di CES 2026 (youtube.com/Android Authority)

Dirancang khusus untuk pengalaman layar besar, Gemini di Google TV memungkinkan pengguna berinteraksi menggunakan bahasa alami. Pengguna dapat berbicara langsung dengan TV untuk mencari tontonan, mendapatkan rekomendasi, hingga meminta ringkasan alur cerita serial yang sedang diikuti. Misalnya, pengguna bisa meminta rekomendasi tontonan yang cocok untuk dua orang dengan selera berbeda, atau mencari film yang judulnya lupa diingat, tetapi masih mengingat jalan cerita atau salah satu aktornya.

Tak hanya itu, pertanyaan sederhana seperti, “Apa judul drama rumah sakit terbaru yang sedang ramai dibicarakan?” dapat dijawab langsung oleh Gemini. Untuk menampilkan jawabannya, Gemini menggunakan kerangka visual baru yang kaya dan adaptif. Sistem ini menggabungkan teks, gambar, konteks video, hingga pembaruan olahraga secara real-time, sesuai dengan kebutuhan pertanyaan pengguna.

2. TV bukan sekadar hiburan

Demo Google TV di CES 2026
Demo Google TV di CES 2026 (youtube.com/Android Authority)

Google menilai potensi layar TV tidak hanya terbatas pada hiburan. Melalui Gemini, Google TV juga diarahkan menjadi perangkat edukasi yang interaktif. Dalam demonstrasi di CES 2026, Google menunjukkan beberapa skenario penggunaan Gemini, di antaranya:

  • Belajar langsung dari layar TV

Saat pengguna mengajukan pertanyaan tentang topik tertentu, TV dapat menampilkan penjelasan mendalam dalam bentuk visual interaktif yang dinarasikan. Konsep yang kompleks disederhanakan, dan pengguna bisa mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperdalam pemahaman.

  • Mencari dan mengolah konten Google Photos

Gemini memungkinkan pengguna mencari orang atau momen tertentu di pustaka Google Photos mereka. Pengguna juga bisa menerapkan gaya artistik pada foto dan video menggunakan AI, lalu mengubahnya menjadi tayangan slide bergaya sinematik.

  • Kreasi visual langsung di TV

Dengan dukungan Nano Banana dan Veo, pengguna dapat menata ulang foto pribadi atau membuat media orisinal langsung dari layar TV.

  • Mengatur TV hanya dengan suara

Salah satu fitur paling praktis adalah kemampuan menyesuaikan pengaturan TV lewat perintah suara. Pengguna cukup mengatakan, “layarnya terlalu redup” atau “dialognya kurang terdengar,” dan Gemini akan otomatis menyesuaikan pengaturan yang relevan tanpa harus keluar dari tayangan yang sedang ditonton.

3. Syarat dan ketersediaan

Demo Google TV di CES 2026
Demo Google TV di CES 2026 (youtube.com/Android Authority)

Google menyebutkan bahwa fitur-fitur Gemini terbaru ini membutuhkan perangkat Google TV yang menjalankan Android TV OS 14 atau lebih tinggi, serta koneksi internet aktif. Selain itu, tidak semua bahasa, negara, dan perangkat akan langsung didukung saat peluncuran. Pengguna juga diwajibkan memiliki akun Google untuk mengakses pengalaman Gemini di TV.

Lewat pembaruan ini, Google menegaskan visinya menjadikan Google TV sebagai platform hiburan dan informasi yang semakin cerdas, personal, dan intuitif berkat dukungan AI Gemini. Fitur-fitur baru yang diperkenalkan di CES 2026 ini sekaligus memperkuat peran Google TV sebagai pusat interaksi digital di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

100 Nama FF Keren dan Unik, Bikin Terlihat Lebih Menonjol

09 Jan 2026, 21:18 WIBTech