Cara kita belajar perlahan berubah. Jika dulu belajar identik dengan buku teks dan ruang kelas, kini banyak siswa mulai mencari pemahaman lewat cara yang lebih fleksibel, termasuk dengan bantuan teknologi.
Bagi beberapa pelajar, peran AI seperti ChatGPT tak lagi sekadar alat untuk mencari jawaban instan, tetapi mulai digunakan sebagai “teman belajar” yang membantu memahami konsep, mengembangkan ide, hingga membangun cara berpikir yang lebih mandiri.
"AI sudah mulai menjadi bagian dari cara siswa belajar: membantu menjelaskan konsep, mengeksplorasi ide, dan membangun keterampilan secara lebih mandiri", ujar Raghav Gupta, Head of Education, Asia Pacific, OpenAI.
Pertanyaannya kini bukan lagi apakah AI akan menjadi bagian dari pendidikan. Namun tentang bagaimana pendidik, institusi, dan penyedia teknologi dapat bekerja sama untuk membimbing penggunaannya secara bertanggung jawab.
"Di OpenAI, kami ingin mendukung upaya tersebut agar AI dapat memperkuat pemahaman, penilaian, dan kepercayaan diri, sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi lebih banyak siswa di Indonesia,” imbuhnya.
