6 Alasan Paling Konyol Sebuah Game Harus Direvisi

- Artikel membahas enam kasus unik di mana game populer mengalami revisi karena alasan tak terduga, mulai dari nama yang berpotensi disalahartikan hingga desain karakter yang dianggap terlalu mencolok.
- Contoh perubahan konyol termasuk pergantian nama Puckman menjadi Pac-Man, penghapusan adegan minum sampanye di Super Mario Kart, dan penyesuaian dialog berlebihan di Forspoken.
- Beberapa revisi dilakukan demi menjaga citra ramah keluarga atau menghindari makna negatif, sementara lainnya muncul karena keputusan spontan tim pengembang yang ingin menghargai kontribusi anggota baru.
Mengembangkan sebuah game itu bukan hal sederhana karena ada banyak sekali aspek yang harus ditangani sekaligus. Karena kompleksitas ini, kesalahan hampir tidak bisa dihindari, sehingga perubahan atau revisi di dalam game pun menjadi hal yang wajar. Biasanya, revisi dilakukan karena alasan yang masuk akal, seperti durasi gameplay terlalu panjang, bug mengganggu atau UI kurang optimal. Namun, tidak semua perubahan terjadi karena alasan normal, di mana banyak di antaranya disebabkan oleh alasan yang benar-benar tidak terduga atau bahkan cenderung konyol. Berikut beberapa di antaranya.
1. Forspoken
Forspoken banyak dianggap sebagai contoh sempurna dari kelemahan game AAA modern yaitu dunianya hambar, gameplay-nya repetitif dan sistem combat-nya kurang intuitif. Kritik terbesar untuk game ini datang dari interaksi antara Frey dan gelangnya, Cuff, yang penuh celetukan garing dan obrolan membosankan hingga membuat banyak pemain ingin mematikannya. Bahkan meski sudah ada opsi untuk mengurangi frekuensi dialog, respons negatif tetap kuat, sehingga beberapa bulan setelah rilis, Luminous Productions merilis patch yang tidak hanya mengurangi intensitas percakapan, tapi juga memangkas kontennya secara signifikan.
2. Phantasy Star II
Dalam sebuah wawancara pada 1993, diceritakan bahwa desain dungeon Phantasy Star II diserahkan ke karyawan baru yang ternyata membuatnya terlalu rumit, sampai-sampai fokus game ini jadi bergeser ke kompleksitas dungeon, bukan ke konsep awalnya. Menariknya, alih-alih melakukan merevisi besar-besaran, Chieko Aoki selaku sutradara, memilih mempertahankan hasil kerja tersebut demi menghargai usaha si karyawan, meski tim pengembang sebenarnya punya perasaan tidak yakin soal hasilnya. Akhirnya, arah desain Phantasy Star II pun ikut berubah hanya karena ia tidak ingin meruntuhkan semangat karyawan baru.
3. Dark Souls
Dark Souls dikenal sebagai salah satu seri game paling berpengaruh yang ternyata memiliki cerita unik dibalik namanya yang sangat ikonik dan diingat banyak pemain. Dari beberapa pertimbangan awal seperti “Dark Race” yang jelas bermasalah, nama yang sempat hampir digunakan adalah “Dark Ring”. Terdengar normal memang, tapi tim pengembang dari Inggris mengingatkan bahwa kata “ring” bisa memiliki makna slang yang cukup vulgar di negara itu, sehingga berpotensi menimbulkan kesan yang negatif. Demi menghindari kesalahpahaman tersebut, FromSoftware akhirnya mengganti namanya menjadi Dark Souls.
4. Super Mario Kart
Dunia yang cerah dan ramah keluarga di Mario Kart biasanya jauh dari hal-hal kontroversial, tapi ternyata game pertamanya sempat mengalami perubahan ketika rilis di Amerika. Setelah menang di Super Mario Kart versi Jepang, tiap karakter memiliki animasi unik sembari memegang botol sampanye, dan ada dua karakter yang benar-benar menenggaknya yaitu Bowser dan Peach. Berbeda dengan Bowser yang tampak coco, melihat Peach ikut mabuk terasa agak janggal. Karenanya, Nintendo of America mengubah adegan tersebut di mana Bowser hanya bersorak, sementara Peach memainkan botol seperti bola. Perubahan ini dilakukan agar tetap sesuai dengan citra ramah keluarga yang ingin dipertahankan Nintendo.
5. Dead by Daylight
Di Silent Hill, Pyramid Head dikenal sebagai sosok menyeramkan dengan helm besar dan pedang raksasa, tapi bagi pemain Dead by Daylight, ada satu hal lain yang sempat jadi sorotan yaitu bagian belakang tubuhnya. Ketika pertama kali diumumkan, desain awal karakter ini menampilkan bokong yang cukup mencolok dan langsung jadi bahan candaan. Namun ketika akhirnya dirilis, bokongnya ternyata diperkecil sehingga memicu reaksi dari para pemain meski sebagian besar hanya bercanda. Menanggapi hal itu, Behaviour Interactive akhirnya mengembalikan bentuk bokong Pyramid Head lewat update 5.1.1.
6. Pac-Man
Untuk yang pernah menonton film Scott Pilgrim vs. the World mungkin sudah tahu cerita ini, tapi bagi yang belum, ada fakta unik tentang asal-usul Pac-Man. Karakter legendaris ini awalnya bernama “Puckman” di Jepang, diambil dari frasa “paku paku taberu” yang menggambarkan suara dan aksi makan dengan lahap. Namun ketika akan dirilis di Amerika Utara, Namco khawatir nama tersebut akan coret-coret di mesin arcade, di mana huruf “P” bisa saja diubah jadi “F” oleh orang iseng, yang tentunya akan menciptakan kesan buruk. Demi menghindari hal itu, namanya pun diubah menjadi Pac-Man dan ternyata keputusan itu benar-benar tepat.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa alasah konyol sebuah game harus dirubah. Dari game-game di atas, mana yang menurutmu paling aneh?





![[QUIZ] Dari Cara Menggunakan Google Maps, Ini Caramu Tentukan Arah Hidup](https://image.idntimes.com/post/20250601/henry-perks-bjxaxq1l7di-unsplash-a5544ac6e438978a52774589906c8ddb-497bf02114d482eca8d1b5795dc29dc6.jpg)













