Password manager menjadi salah satu aplikasi penting karena kamu bisa menggunakan password yang panjang dan susah dibobol untuk akun media sosial dan lainnya tanpa perlu menghafal semuanya atau menuliskannya di catatan. Sebagian besar aplikasi password manager berbayar, namun untungnya masih ada beberapa alternatif yang gratis namun setara atau bahkan lebih baik dari yang berbayar. Setara atau lebih baik di sini diukur dari sisi pengalaman penggunaan, fitur dan transparasi. Berikut beberapa diantaranya.
Daftar Password Manager Gratis yang Lebih Baik dari yang Berbayar

1. Bitwarden
Bitwarden menawarkan banyak fitur yang biasanya baru ada di layanan berbayar, mulai dari penyimpanan password dan perangkat tanpa batas, sinkronisasi lintas platform hingga secure notes, yang tersedia gratis. Password manager ini open-source, pernah diaudit independen dan bahkan bisa self-host jika mau. Ada paket Premium seharga Rp27 ribuan per bulan atau Rp330 ribuan per tahun, tapi versi gratisnya sudah sangat memadai.
Dari sisi keamanan, Bitwarden menggunakan enkripsi end-to-end dengan AES-256 dan proses enkripsinya terjadi secara lokal di perangkat yang artinya, pihak Bitwarden tidak bisa membaca password-mu. Jika kamu sempat menggunakan password manager lain, proses pindahnya juga relatif mudah karena Bitwarden mendukung impor dari banyak kompetitor seperti LastPass, 1Password dan Dashlane, sehingga kamu tidak perlu memasukkan ulang kredensial satu per satu.
2. Proton Pass
Jika kamu sudah menggunakan Proton Mail, Proton Pass menjadi password manager yang wajib digunakan. Lewatnya, kamu bisa menyimpan login tanpa batas di perangkat tanpa batas dan mendapat generator alias email sekali pakai langsung dari dalam password manager. Itu semua dilindungi enkripsi end-to-end, bahkan sampai detail seperti URL dan username yang biasanya tidak ikut diamankan secara “resmi” oleh layanan lain.
Tidak seperti password manager kebanyakan, Proton Pass juga memudahkanmu untuk membuat email disposable saat itu juga. Apple memang punya fitur serupa bernama Hide My Email, tapi itu cenderung mengikatmu ke ekosistem Apple. Proton sendiri sudah lebih dari satu dekade membangun infrastruktur privasi untuk jurnalis, aktivis dan siapa pun yang tidak mau akunnya mudah dibobol, sehingga jika kamu pengguna Proton Mail, memilih Proton Pass sangat masuk akal karena sudah terintegrasi dan gratis.
3. KeePassXC
KeePassXC merupakan password manager offline yang sepenuhnya gratis dan tidak bergantung pada cloud, karena brankas password-mu disimpan sebagai file lokal yang terenkripsi AES-256. Karena tidak ada versi berbayar atau langganan, nilai plus dari password manager ini adalah tidak ada perusahaan yang memegang datamu. Tapi konsekuensinya, jika ingin sinkronisasi antar perangkat, kamu harus mengaturnya sendiri (misalnya lewat Dropbox atau Google Drive).
Di HP pun kamu harus memasang aplikasi tambahan yaitu KeePassium untuk iOS dan KeePass2Android untuk Android, lalu file brankasnya harus kamu pindahkan secara manual. Intinya, KeePassXC jadi opsi yang pas untuk pengguna yang sangat peduli keamanan dan nyaman mengurus sinkronisasi sendiri. Di awal, kamu hanya perlu membuat database baru di keepassxc.org, memasang master password, menambahkan entri pertama dan bila perlu aktifkan integrasi browser lewat extension KeePassXC-Browser.
Itulah tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa password manager gratis yang lebih baik dari yang berbayar. Tertarik menggunakan salah satu password manager di atas?