Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Tips Lindungi Akun Online melalui Password Manager dan Two Factor

ilustrasi seseorang membuka sosial media saat lebaran (freepik.com/freepik)
ilustrasi seseorang membuka sosial media saat lebaran (freepik.com/freepik)
Intinya sih...
  • Menggunakan password manager untuk menyimpan kata sandi- Password manager membantu menyimpan dan mengelola kata sandi secara aman.- Pengguna hanya perlu mengingat satu kata sandi utama.
  • Membuat kata sandi kuat dan unik untuk setiap akun- Kata sandi yang kuat merupakan lapisan pertahanan pertama akun online.- Setiap akun sebaiknya memiliki kata sandi yang berbeda.
  • Mengaktifkan two factor authentication di akun penting- Two factor authentication memberikan lapisan keamanan tambahan.- Akun penting seperti email dan layanan keuangan wajib menggunakan 2FA.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Akun online kini menjadi bagian penting dari kehidupan digital sehari-hari. Mulai dari email, media sosial, perbankan, hingga platform kerja, semuanya terhubung dengan akun pribadi. Sayangnya, semakin banyak akun yang dimiliki, semakin besar pula risiko keamanannya. Banyak orang masih mengandalkan kata sandi sederhana atau kebiasaan yang kurang aman. Akibatnya, kebocoran data dan peretasan akun semakin sering terjadi. Kesadaran tentang perlindungan akun menjadi kebutuhan yang gak bisa ditunda.

Menariknya, menjaga keamanan akun online gak selalu membutuhkan keahlian teknis tingkat tinggi. Password manager dan two factor authentication justru dirancang agar mudah digunakan oleh siapa pun. Dua alat ini bekerja saling melengkapi untuk memperkuat sistem keamanan akun. Tanpa perlindungan tambahan, satu kata sandi yang bocor bisa membuka banyak akses penting. Risiko tersebut bisa ditekan secara signifikan lewat sederet tips berikut, di mana kamu akan memahami cara melindungi akun online secara lebih aman dan praktis.

1. Menggunakan password manager untuk menyimpan kata sandi

ilustrasi seseorang memegang smartphone
ilustrasi seseorang memegang smartphone (pexels.com/Zx Teoh)

Menghafal banyak kata sandi sering menjadi alasan orang menggunakan kombinasi yang sama. Kebiasaan ini sangat berisiko karena satu kebocoran bisa berdampak ke banyak akun. Password manager membantu menyimpan dan mengelola kata sandi secara aman. Semua data disimpan dalam satu tempat yang terlindungi. Pengguna hanya perlu mengingat satu kata sandi utama. Cara ini jauh lebih aman dibandingkan mencatat kata sandi secara manual.

Password manager juga memudahkan akses akun tanpa perlu mengingat detail rumit. Kata sandi dapat diisi otomatis saat login ke suatu layanan. Proses ini mengurangi risiko salah ketik atau pencurian melalui pengintaian. Selain itu, pengguna jadi lebih konsisten menggunakan kata sandi unik. Setiap akun memiliki kombinasi berbeda yang tersimpan rapi. Kebiasaan ini menjadi fondasi penting dalam perlindungan akun online.

2. Membuat kata sandi kuat dan unik untuk setiap akun

ilustrasi aplikasi instagram
ilustrasi aplikasi Instagram (pexels.com/Brian Ramirez)

Kata sandi yang kuat merupakan lapisan pertahanan pertama akun online. Banyak akun diretas karena menggunakan kata sandi yang mudah ditebak. Kombinasi sederhana seperti tanggal lahir atau nama sering menjadi sasaran empuk. Password manager membantu membuat kata sandi acak yang sulit ditebak. Panjang dan variasi karakter membuat kata sandi lebih aman. Dengan bantuan ini, pengguna gak perlu repot memikirkan kombinasi rumit sendiri.

Setiap akun sebaiknya memiliki kata sandi yang berbeda. Penggunaan ulang kata sandi meningkatkan risiko keamanan secara drastis. Jika satu akun bocor, akun lain ikut terancam. Password manager memudahkan pengelolaan banyak kata sandi unik sekaligus. Pengguna bisa meningkatkan keamanan tanpa mengorbankan kenyamanan. Kebiasaan ini sangat efektif dalam melindungi data pribadi.

3. Mengaktifkan two factor authentication di akun penting

ilustrasi seseorang memegang smartphone
ilustrasi seseorang memegang smartphone (pexels.com/AS Photography)

Two factor authentication atau 2FA memberikan lapisan keamanan tambahan. Sistem ini meminta verifikasi kedua selain kata sandi. Biasanya berupa kode yang dikirim ke perangkat pribadi. Meskipun kata sandi bocor, akun tetap terlindungi. Penyerang gak bisa masuk tanpa akses ke faktor kedua tersebut. Cara ini sangat efektif mencegah peretasan.

Akun penting seperti email dan layanan keuangan wajib menggunakan 2FA. Email sering menjadi pintu masuk ke akun lain. Jika email diretas, risiko kerugian semakin besar. Two factor membantu mengunci akses meski ada upaya pembobolan. Proses verifikasi tambahan hanya memerlukan waktu singkat. Perlindungan ekstra ini sebanding dengan kenyamanan yang diberikan.

4. Menggabungkan password manager dengan two factor

ilustrasi aplikasi tiktok
ilustrasi aplikasi TikTok (pexels.com/greenwish _)

Password manager dan two factor bekerja paling efektif saat digunakan bersama. Password manager menjaga kata sandi tetap aman dan unik. Two factor memastikan akses gak hanya bergantung pada kata sandi. Kombinasi ini menciptakan sistem keamanan berlapis. Penyerang harus melewati lebih dari satu penghalang. Risiko peretasan pun menurun drastis.

Penggunaan dua sistem ini juga memudahkan pengelolaan akun. Password manager menyimpan informasi login dengan rapi. Two factor menambah rasa aman saat mengakses akun dari perangkat baru. Pengguna gak perlu merasa waswas setiap kali login. Perlindungan berlapis ini cocok untuk era digital yang penuh ancaman. Akun online pun menjadi jauh lebih sulit ditembus.

5. Menghindari kebiasaan login di perangkat dan jaringan gak aman

ilustrasi seseorang muslim memegang smartphone
ilustrasi seseorang muslim memegang smartphone (freepik.com/marymarkevich)

Keamanan akun gak hanya ditentukan oleh kata sandi dan verifikasi. Kebiasaan login juga memiliki pengaruh besar. Mengakses akun dari perangkat umum meningkatkan risiko pencurian data. Jaringan WiFi publik sering gak memiliki perlindungan memadai. Informasi login bisa saja disadap tanpa disadari. Kebiasaan ini membuat perlindungan akun menjadi rapuh.

Password manager membantu mengurangi risiko dengan pengisian otomatis. Pengguna gak perlu mengetik kata sandi di perangkat asing. Two factor juga memberikan lapisan pengaman tambahan. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan. Menghindari login di lingkungan gak aman adalah langkah bijak. Kebiasaan ini melengkapi perlindungan teknis yang sudah diterapkan.

6. Mengecek dan memperbarui keamanan akun secara berkala

ilustrasi aplikasi Instagram
ilustrasi aplikasi Instagram (pexels.com/Tofros.com)

Keamanan akun bukan sesuatu yang sekali atur lalu selesai. Ancaman digital terus berkembang seiring waktu. Kata sandi lama bisa menjadi kurang aman jika gak diperbarui. Password manager memudahkan proses pembaruan kata sandi. Pengguna bisa mengganti kombinasi lama dengan yang lebih kuat. Langkah ini membantu menjaga akun tetap terlindungi.

Pengecekan pengaturan two factor juga perlu dilakukan secara berkala. Pastikan metode verifikasi masih aktif dan berfungsi. Perangkat cadangan sebaiknya disiapkan untuk situasi darurat. Kebiasaan ini sering diabaikan hingga masalah terjadi. Dengan pengecekan rutin, risiko bisa ditekan sejak awal. Perlindungan akun pun tetap optimal dalam jangka panjang.

Melindungi akun online adalah tanggung jawab setiap pengguna di era digital. Password manager dan two factor menjadi alat penting untuk menjaga keamanan data. Enam tips tadi menunjukkan bahwa perlindungan akun bisa dilakukan secara praktis. Gak diperlukan keahlian teknis rumit untuk memulai. Kebiasaan kecil yang konsisten memberikan dampak besar. Akun online pun menjadi lebih aman dari ancaman peretasan.

Menerapkan langkah-langkah ini dapat dilakukan secara bertahap. Setiap peningkatan keamanan memberikan perlindungan tambahan. Akun penting gak lagi mudah ditembus hanya dengan satu kesalahan. Rasa aman dalam beraktivitas digital pun meningkat. Kalau pengelolaannya tepat, risiko bisa ditekan secara signifikan. Keamanan akun online bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama di dunia digital saat ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

8 HP Gaming Rp2 Jutaan di 2026, Ini Spesifikasinya

08 Feb 2026, 21:50 WIBTech