ilustrasi membuat konten video pendek (unsplash.com/Elliot Teo)
Reels berdurasi 20 menit ideal untuk konten yang membutuhkan penjelasan secara utuh, seperti konten storytelling. Durasi ini memberi ruang bagi kreator untuk menyampaikan pesan secara utuh tanpa perlu memecahnya menjadi beberapa video. Format panjang juga membantu audiens menikmati tayangan yang lebih lengkap dan menyeluruh.
Namun, tantangan terbesarnya adalah mempertahankan atensi penonton agar tidak skip video kamu. Karena itu, penggunaan hook pada 10 detik pertama, variasi visual, teks pendukung, atau elemen animasi menjadi kunci untuk menjaga engagement. Walau memberikan keleluasaan, kreator tetap harus memastikan setiap bagian dari video terlihat menarik.
Baik Reels 3 menit maupun 20 menit sama-sama efektif karena semua tergantung tujuan dan target audiens. Reels pendek unggul untuk hiburan, tips singkat, dan memperluas jangkauan karena mudah ditonton sampai selesai dan lebih berpotensi viral. Format ini cocok untuk langsung menarik perhatian audiens.
Sebaliknya, Reels 20 menit lebih tepat untuk konten edukatif, storytelling, atau vlog harian yang membutuhkan pendalaman, sehingga penonton dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih kaya. Pada akhirnya, pilihan durasi harus disesuaikan dengan strategi dan jenis konten yang ingin dibangun, karena masing-masing memiliki kelebihan sendiri. Kalau kamu pribadi, lebih nyaman membuat konten Reels 3 menit atau 20 menit?