Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Google Rilis Gmail Live, Bisa Diajak Ngobrol untuk Cari Isi Email
ilustrasi aplikasi Gmail di smartphone (unsplash.com/Solen Feyissa)
  • Google memperkenalkan Gmail Live di ajang Google I/O 2026, fitur berbasis AI Gemini yang memungkinkan pengguna mencari isi email lewat percakapan alami tanpa perlu mengetik kata kunci.
  • Gmail Live mampu memahami konteks dan bahasa sehari-hari, menampilkan informasi spesifik seperti jadwal penerbangan atau kode akses, serta akan hadir pula di aplikasi lain seperti Google Keep.
  • Peluncuran Gmail Live dilakukan bertahap mulai akhir musim panas 2026 untuk pelanggan Google AI Ultra, sementara fitur pencarian tradisional tetap tersedia sebagai opsi pendamping.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Google memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) ke layanan Gmail. Dalam ajang Google I/O 2026 yang digelar Selasa (19/5/2026), perusahaan teknologi itu memperkenalkan pembaruan AI Inbox yang mengubah cara pengguna menelusuri email, dari sebelumnya memakai kata kunci menjadi percakapan langsung dengan AI. Pengguna kini dapat bertanya isi kotak masuk Gmail seperti berbicara dengan asisten digital.

​Fitur ini dinamakan Gmail Live dan ditenagai model AI Gemini. Pengguna bisa mencari informasi di email menggunakan bahasa alami. Berbagai detail seperti jadwal penerbangan, janji temu, hingga kode akses dapat ditemukan hanya dengan mengajukan pertanyaan langsung ke sistem.

1. Cara kerja Gmail Live di AI inbox

Gmail Live diluncurkan untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra (google.com)

Gmail Live dirancang untuk mengubah cara pengguna menelusuri email yang menumpuk setiap hari. Jika sebelumnya pengguna harus mengetik kata kunci di kolom pencarian, kini mereka cukup mengajukan pertanyaan langsung ke sistem. Misalnya, pengguna bisa bertanya “Kapan jadwal penerbangan saya ke Jakarta?” atau “Di mana nomor kamar hotel saya saat liburan terakhir?”, dan sistem akan menampilkan jawaban dari isi kotak masuk.

​Menurut blog resmi Google, Devanshi Bhandari selaku pemimpin produk Gmail menjelaskan bahwa fitur ini mampu memahami pertanyaan dalam bahasa natural, termasuk pertanyaan lanjutan yang masih berkaitan dengan konteks sebelumnya. Fitur ini juga dapat beralih fokus ketika pengguna mengganti topik. ​Dalam demonstrasi Google, Gmail Live disebut mampu merangkum berbagai informasi sekaligus, mulai dari detail perjalanan, agenda sekolah anak, hingga dokumen kerja. Sistem juga dapat menelusuri data yang tersebar di banyak email tanpa perlu membuka satu per satu pesan.

2. Kemampuan bahasa alami dan fitur tambahan

ilustrasi logo Gmail (unsplash.com/Solen Feyissa)

​Salah satu keunggulan Gmail Live adalah kemampuannya memahami bahasa alami layaknya percakapan sehari-hari. Pengguna tidak lagi perlu memakai format pencarian yang kaku atau mengingat kata kunci tertentu. Sistem akan menafsirkan pertanyaan yang diajukan dan menampilkan jawaban yang relevan.

​Dalam demonstrasi, Gmail Live disebut mampu membedakan konteks, seperti kunjungan lapangan dan perjalanan, lalu menyesuaikan hasil pencarian sesuai maksud pengguna. Sistem ini juga dapat mengekstrak informasi spesifik dari email, seperti nomor kamar hotel dan kode pintu Airbnb, hingga menampilkan detail penerbangan yang sering tersembunyi di dalam pesan.

​Selain itu, Google menyebut teknologi serupa akan hadir di aplikasi lain seperti Google Keep. Di aplikasi tersebut, pengguna dapat menggunakan perintah suara untuk mengelola daftar tugas, menandai pekerjaan yang sudah selesai, hingga menambahkan catatan baru secara otomatis. Meski begitu, Google menegaskan Gmail Live tidak akan menggantikan fitur pencarian tradisional, yang tetap tersedia sebagai opsi.

3. Peluncuran bertahap Gmail Live

fitur-fitur baru AI Inbox (google.com)

Google akan merilis Gmail Live secara bertahap. Fitur dengan dukungan suara ini dijadwalkan meluncur pada akhir musim panas tahun ini, sekitar Juni hingga Agustus, dan lebih dulu tersedia untuk pelanggan Google AI Ultra. Sementara itu, fitur AI Inbox akan diperluas ke pengguna Google AI Pro dan Plus secara bertahap.

​Sebagai catatan, Google sebelumnya sempat menguji fitur pencarian berbasis AI sejenis di Google Photos. Fitur tersebut sempat mendapat sorotan karena dinilai kurang akurat oleh sebagian pengguna. Belajar dari pengalaman tersebut, Google memastikan bahwa mereka tetap menyediakan opsi pencarian tradisional (kata kunci) berdampingan dengan layanan berbasis AI yang baru dirilis ini.

Melalui Gmail Live, pengguna kini dapat mencari informasi di dalam email lewat percakapan tanpa harus membuka dan menelusuri pesan satu per satu. Kehadiran fitur ini di Google I/O 2026 membuka pengalaman baru dalam mengelola inbox sehari-hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team