Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Google Veo 3.1 Kini Bisa Bikin Video Vertikal dari Gambar Referensi

ilustrasi Veo 3.1
ilustrasi Veo 3.1 (x.com/@GoogleDeepMind)

Content creator bakal girang mendengar kabar terbaru dari raksasa teknologi Google. Pasalnya, Google baru merilis pembaruan untuk model video AI andalan mereka, Veo 3.1, dengan fokus mempermudah pembuatan konten media sosial. Fitur utamanya memungkinkan kamu membuat video vertikal instan hanya dengan bermodalkan sebuah gambar.

Kamu sekarang tidak perlu lagi repot mengedit rasio video secara manual di aplikasi pihak ketiga. Google Veo 3.1 kini bisa bikin video vertikal dari gambar referensi dengan hasil yang dinamis, ekspresif, dan tetap tajam. Penasaran apa saja peningkatan yang dibawa Google kali ini di Veo 3.1? Ini penjelasannya!

1. Veo 3.1 dapat hasilkan video vertikal secara native

Google akhirnya menjawab keluhan utama kreator soal format video di era dominasi TikTok dan Reels. Veo 3.1 kini mendukung pembuatan video vertikal native dengan rasio 9:16 tanpa perlu proses cropping tambahan. Selain mode vertikal, Google juga meningkatkan fitur Ingredients to Video yang mengubah gambar diam menjadi klip bergerak.

Kemampuan ini menjadi angin segar bagi pengguna yang aktif memproduksi konten untuk YouTube Shorts atau Instagram. Kamu cukup mengunggah gambar referensi dan AI akan langsung menganimasikannya dalam bingkai layar penuh ponsel secara presisi. Veo 3.1 kini dapat menjaga subjek tetap di tengah agar komposisi visual tetap enak dipandang mata.

Fleksibilitas ini membuat alur kerja produksi konten pendek menjadi jauh lebih efisien dan cepat. Kreator tidak perlu lagi membuang waktu memotong video lanskap yang sering kali menghilangkan bagian penting dari sebuah adegan. Jadinya, video yang dihasilkan lebih siap tayang dan terlihat profesional.

2. Peningkatan konsistensi karakter dan resolusi

pembaruan Veo 3.1
pembaruan Veo 3.1 (blog.google)

Tantangan terbesar video AI selama ini adalah karakter yang sering berubah bentuk atau wajah di tiap adegan berbeda. Google mengatasi masalah pelik tersebut dengan meningkatkan konsistensi karakter dan objek pada pembaruan Veo 3.1 ini. Wajah tokoh, tekstur baju, hingga latar belakang kini jauh lebih stabil meski durasi videonya diperpanjang.

Peningkatan visual tidak berhenti pada konsistensi objek saja, tetapi merambah ke resolusi akhir video. Pengguna profesional kini bisa menikmati fitur upscaling hingga resolusi 4K untuk tampilan visual yang super tajam dan detail. Opsi ini sangat berguna bagi editor yang membutuhkan footage berkualitas tinggi untuk proyek layar lebar atau komersial.

Bagi pengguna yang tidak membutuhkan resolusi 4K, Google juga memoles kualitas output resolusi 1080p agar lebih jernih. Hasil render pada resolusi standar ini diklaim lebih bersih, tajam, dan bebas dari noise visual yang mengganggu. Kombinasi konsistensi karakter dan resolusi tinggi ini membuat Veo 3.1 makin layak dilirik oleh konten kreator profesional.

3. Tersedia di YouTube Shorts hingga Vertex AI

ilustrasi logo YouTube
ilustrasi logo YouTube. (unsplash.com/Christian Wiediger)

Google Veo 3.1 kini bisa bikin video vertikal dari gambar referensi serta bisa dinikmati oleh semua pengguna secara merata. Bagi pengguna kasual, fitur Ingredients to Video vertikal sudah tersedia langsung di aplikasi Gemini dan YouTube Create. Integrasi langsung ke YouTube Shorts memungkinkan kamu membuat konten unik tanpa harus keluar dari ekosistem Google.

Sementara itu, pengguna kelas enterprise mendapatkan akses tools yang lebih luas dan jauh lebih powerful. Fitur upscaling 4K dan kontrol edit mendalam tersedia eksklusif di Google Vids, Vertex AI, dan editor video Flow. Para pengembang juga bisa mengutak-atik API Gemini untuk membangun aplikasi kreatif sendiri berbasis Veo 3.1.

Google juga tetap menyematkan watermark SynthID yang tak kasat mata demi menjaga keamanan konten digital. Watermark ini membantu penonton membedakan antara video asli dan video hasil rekayasa AI secara transparan. Jadi, apakah kamu sudah siap mencoba kecanggihan Google Veo 3.1 untuk konten videomu selanjutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More

Link Nonton Can This Love Be Translated Sub Indo Legal

15 Jan 2026, 19:32 WIBTech