Perkembangan TikTok membuat siapa saja bisa menjadi kreator dengan peluang menjangkau audiens luas dalam waktu relatif singkat. Platform asal China ini memberi ruang bagi berbagai jenis konten untuk ditemukan oleh pengguna dari latar belakang yang beragam. Namun, tidak semua video berhasil mendapatkan perhatian meskipun sudah dipersiapkan dengan cukup matang.
Masalah ini berasal dari strategi yang kurang tepat dalam memahami perilaku penonton dan cara kerja platform. Algoritma TikTok bekerja berdasarkan interaksi, durasi tonton, serta respons awal dari audiens terhadap sebuah video. Karena itu, berikut adalah tujuh kesalahan yang biasanya bikin konten TikTok gagal FYP dan sepi.
