Ada beberapa alasan mengapa aplikasi meminta izin lokasi meskipun tidak terlihat membutuhkannya:
1. Untuk menampilkan iklan yang lebih tepat sasaran
Banyak aplikasi gratis memperoleh penghasilan dari iklan. Dengan mengetahui lokasi pengguna, jaringan periklanan dapat:
menampilkan promosi toko atau layanan di sekitar pengguna,
menganalisis kebiasaan dan pola perpindahan pengguna,
menyusun profil pengguna untuk kebutuhan pemasaran.
Itulah sebabnya bahkan aplikasi yang tampaknya tidak berhubungan dengan lokasi, seperti pemindai QR, pemutar musik, atau aplikasi senter, tetap meminta izin lokasi. Sering kali bukan aplikasinya yang membutuhkan, melainkan platform iklan yang tertanam di dalamnya.
2. Memberikan fitur yang lebih personal
Beberapa aplikasi memang menggunakan lokasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, misalnya:
aplikasi cuaca menampilkan kondisi cuaca sesuai lokasi,
aplikasi berita menyajikan informasi dari daerah setempat,
media sosial merekomendasikan acara atau teman yang berada di sekitar.
Meskipun begitu, ada juga pengembang yang meminta izin lokasi sejak awal sebagai persiapan jika suatu saat fitur berbasis lokasi ditambahkan, meskipun saat ini fitur tersebut belum tersedia.
3. Menggunakan SDK atau layanan pihak ketiga
Banyak aplikasi dibuat dengan bantuan pustaka atau Software Development Kit (SDK) dari pihak ketiga, misalnya untuk:
Beberapa SDK tersebut meminta akses lokasi secara otomatis agar dapat menjalankan fungsinya. Akibatnya, aplikasi ikut meminta izin lokasi meskipun fitur utamanya sebenarnya tidak membutuhkannya.
4. Membatasi konten berdasarkan wilayah
Beberapa aplikasi harus memastikan pengguna berada di negara atau wilayah tertentu.
Contohnya:
layanan streaming yang memiliki katalog berbeda di setiap negara,
aplikasi yang hanya menyediakan fitur tertentu di wilayah tertentu.
Dalam kasus seperti ini, akses lokasi digunakan untuk memverifikasi posisi geografis pengguna.
5. Mendukung fitur keamanan
Meskipun tidak terlalu umum, izin lokasi juga dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan, seperti:
membantu menemukan HP yang hilang,
mendukung layanan darurat,
mendeteksi aktivitas mencurigakan, misalnya ketika akun tiba-tiba diakses dari lokasi yang tidak biasa.