Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi orang menggunakan aplikasi VPN
ilustrasi orang menggunakan aplikasi VPN (pexels.com/Dan Nelson)

Intinya sih...

  • Mode incognito hanya menyembunyikan riwayat browsing secara lokal, tanpa menyamarkan IP address atau mengenkripsi data yang dikirim lewat internet.

  • VPN bekerja dengan membuat terowongan terenkripsi untuk seluruh lalu lintas data dari perangkat kamu, melindungi pengguna di wilayah dengan pengawasan ketat.

  • Tanpa enkripsi, mode incognito hanya aman di situs HTTPS, sementara VPN mengenkripsi semuanya dan melindungi dari kebocoran DNS dan tracker.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah dunia digital yang makin padat jejak data, privasi bukan lagi soal pilihan, tapi kebutuhan. Setiap klik, pencarian, dan login meninggalkan bekas yang bisa dilihat, disimpan, bahkan dimanfaatkan oleh pihak lain. Karenanya, banyak orang mulai mencari cara agar aktivitas online mereka terasa lebih aman dan tidak mudah dilacak.

Dua istilah yang sering muncul dalam urusan ini adalah mode incognito dan VPN. Keduanya sama-sama dianggap sebagai alat untuk menjaga privasi, tapi sering dipahami secara keliru. Sebelum memutuskan mana yang sebaiknya dipakai, ada baiknya kita kenali dulu perbedaan peran dan cara kerja keduanya.

1. Fungsi utama

Mode incognito mencegah browser seperti Chrome atau Firefox menyimpan riwayat, cookie, dan data autofill secara lokal. Artinya, aktivitas browsing kamu tidak akan terlihat oleh orang lain yang memakai perangkat yang sama. Namun, incognito tidak menyamarkan IP address dan tidak mengenkripsi data yang dikirim lewat internet.

VPN bekerja dengan cara membuat terowongan terenkripsi untuk seluruh lalu lintas data dari perangkat kamu. Semua koneksi dialihkan ke server VPN, sehingga situs web, ISP, dan pihak lain hanya melihat IP server VPN, bukan IP asli kamu. Perlindungan ini berlaku untuk semua aplikasi, bukan hanya browser.

2. Perlindungan privasi

Mode incognito hanya memberi privasi secara lokal. ISP, website, dan pengiklan tetap bisa melacak aktivitas kamu sepenuhnya. Misalnya, pencarian memang tidak muncul di histori browser, tapi tetap tercatat oleh Google atau penyedia internet. Di Wi-Fi publik, data kamu juga masih bisa disadap.

VPN memblokir pemantauan ISP, pelacakan berbasis IP, dan serangan man-in-the-middle lewat enkripsi kuat seperti AES-256. VPN juga membantu mencegah profiling iklan dan melindungi pengguna di wilayah dengan pengawasan ketat. Namun, kalau kamu menggunakan VPN gratis atau tidak terpercaya, justru data kamu bisa dicatat oleh penyedia VPN itu sendiri.

3. Fitur

ilustrasi mode incognito (IDN Times/Eka Amira)

Incognito

  • menyembunyikan histori hanya di perangkat

  • tidak menyamarkan IP

  • tidak mengenkripsi data

  • hanya bekerja di browser

  • tidak bisa buka konten geo-block

VPN

  • menyembunyikan aktivitas dari pihak luar

  • menyamarkan IP

  • mengenkripsi seluruh trafik

  • bekerja di semua aplikasi

  • bisa buka konten geo-block

Kesimpulannya, VPN unggul dalam keamanan menyeluruh, sementara incognito hanya cocok untuk membersihkan jejak di perangkat.

4. Kekuatan keamanan

Tanpa enkripsi, incognito hanya aman di situs HTTPS, tapi tetap berisiko di jaringan publik. Data login email atau bank masih bisa disadap. VPN mengenkripsi semuanya, jadi data yang tertangkap hanya berupa karakter acak.

VPN juga melindungi dari kebocoran DNS dan tracker yang bisa lolos dari pengaturan browser. Beberapa VPN premium punya fitur kill switch yang memutus internet kalau VPN terputus, supaya IP asli tidak bocor. Incognito tidak punya perlindungan semacam ini.

5. Kapan digunakan

Gunakan incognito saat:

  • Menggunakan komputer bersama

  • Tidak ingin histori tersimpan

  • Login akun sementara

Gunakan VPN saat:

  • Pakai Wi-Fi publik

  • Bepergian ke luar negeri

  • Akses konten yang dibatasi wilayah

  • Kerja remote

  • Butuh privasi serius

6. Keterbatasan dan biaya

ilustrasi menggunakan VPN (pexels.com/Stefan Coders)

Mode incognito sering membuat orang merasa anonim, padahal IP tetap terlihat. Ekstensi browser juga masih bisa melacak.

VPN memang unggul dalam hal keamanan, tapi bisa memperlambat koneksi sekitar 10–30 persen karena enkripsi dan pengalihan server. Selain itu, VPN gratisan juga sering menjual data pengguna. VPN berbayar yang tepercaya biasanya punya kebijakan no-logs dan biaya berlangganan yang cukup tinggi, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu per bulan.

Akhir kata, mode incognito hanyalah alat ringan untuk membersihkan jejak di browser. Di sisi lain, VPN memberikan perlindungan nyata di dunia online. Kalau tujuanmu adalah melindungi privasi dengan serius, incognito saja tidak cukup. VPN adalah solusi yang lebih kuat dan menyeluruh.

Editorial Team