Ilmuwan, akademisi atau mahasiswa sering terjebak dalam proses kerja yang terpecah-pecah dan melelahkan saat menyusun laporan penelitian. Biasanya, mereka perlu berpindah-pindah ke beberapa alat dengan berbagai fungsi selama proses tersebut. Mengamati fenomena ini, OpenAI merilis Prism untuk mempermudah alur kerja para peneliti.
Prism adalah workspace kolaboratif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang fungsinya lebih dari sekadar chatbot biasa. Alat ini menggabungkan fitur penulisan, pengeditan dokumen, dan kecerdasan model GPT-5.2 dalam satu layar. Penasaran apa saja fitur menarik Prism dari OpenAI ini? Berikut penjelasannya!
