Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Hari raya ini identik dengan kebiasaan saling memaafkan, berkumpul bersama keluarga, dan menjalankan berbagai tradisi yang telah diwariskan turun-temurun. Suasana kebersamaan yang tercipta saat Lebaran sering menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang. Tidak heran jika perayaan ini menjadi salah satu momen paling istimewa dalam setahun.
Namun, beberapa tradisi Lebaran mulai mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi digital. Kehadiran internet, smartphone, dan berbagai aplikasi komunikasi memengaruhi cara masyarakat menjalankan kebiasaan tersebut. Aktivitas yang sebelumnya dilakukan secara konvensional kini memiliki alternatif yang lebih praktis melalui teknologi. Meski demikian, perubahan ini tidak sepenuhnya menghilangkan nilai tradisi, melainkan menghadirkan cara baru untuk tetap menjaga hubungan dan kebersamaan. Berikut adalah lima tradisi Lebaran yang perlahan berubah karena teknologi.
