pengguna bisa menanyakan berbagai tempat yang ingin dikunjungi lewat Ask Maps (google.com)
Salah satu fitur baru yang paling mencuri perhatian adalah Ask Maps. Fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari layaknya berbicara dengan asisten virtual. Melalui Ask Maps, pengguna tak hanya mencari lokasi, tetapi juga bisa meminta rekomendasi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan. Misalnya, pengguna dapat bertanya:
“Baterai ponsel saya hampir habis, di mana tempat untuk mengisi daya tanpa harus mengantre panjang?”
“Adakah lapangan tenis umum dengan lampu yang masih buka malam ini?”
Google Maps kemudian akan menganalisis data lokasi, ulasan pengguna, hingga kondisi sekitar untuk memberikan jawaban yang relevan. Hasil pencarian juga ditampilkan secara interaktif dalam bentuk peta agar lebih mudah dipahami. Google menyebut Ask Maps didukung data lebih dari 300 juta tempat di seluruh dunia serta komunitas dengan 500 juta kontributor.
Dukungan fitur AI Gemini ini berfungsi sebagai asisten perjalanan pintar. Pengguna bisa menyusun perjalanan dengan banyak tujuan sekaligus, lengkap dengan rekomendasi tempat singgah di sepanjang rute, estimasi waktu tempuh, hingga tips dari pengguna lain. Saat ini, Ask Maps mulai diluncurkan di Amerika Serikat dan India untuk perangkat Android dan iOS. Google juga berencana menghadirkan versi desktop dalam waktu dekat.