Perusahaan teknologi berbasis di Amerika Serikat, AirHelp, merilis hasil survey tahunan keenamnya terkait daftar maskapai terbaik dan terburuk selama 2018. Selama ini AirHelp telah mengadvokasi penumpang pesawat terbang yang mengalami pembatalan atau penundaan.
Peringkat ini didapat berdasarkan data pada kuartal pertama 2018, untuk menentukan peringkat 72 maskapai penerbangan internasional. Di antaranya mencakup tiga kriteria yakni kualitas pelayanan, ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan, serta sikap maskapai menghadapi klaim kompensasi penundaan atau pembatalan tiket. Hasilnya, inilah sepuluh maskapai penerbangan yang berada di peringkat 63 hingga 72.
