Asia Tenggara sejak lama dikenal sebagai surga bagi traveler beranggaran terbatas. Tak hanya menawarkan lanskap alam yang memesona dan budaya yang kaya, kawasan ini juga punya satu keunggulan utama, yaitu biaya perjalanan yang sangat terjangkau. Tak heran jika banyak backpacker dunia menjadikan Asia Tenggara sebagai destinasi favorit.
Mengutip dari Indie Traveler, sejumlah negara di Asia Tenggara bahkan masuk daftar destinasi termurah di dunia dan cocok untuk siapa saja yang ingin liburan panjang tanpa harus menguras tabungan. Untuk menentukan negara atau kota paling hemat, Indie Traveler menggunakan metode sederhana tapi relevan bagi backpacker, yakni menghitung biaya harian standar (daily budget). Perhitungan ini mencakup kebutuhan dasar seorang traveler selama satu hari, seperti:
Akomodasi murah, mulai dari hostel, guesthouse, hingga dormitory.
Makanan lokal, termasuk street food dan warung tradisional.
Transportasi lokal, seperti bus, kereta, atau ojek.
Atraksi sederhana, baik tiket masuk standar maupun aktivitas gratis.
Perlu dicatat, biaya tiket pesawat internasional tidak dimasukkan dalam perhitungan. Fokusnya benar-benar pada biaya hidup sehari-hari di destinasi tujuan. Dari perbandingan data inilah kemudian terlihat negara mana yang paling ramah di kantong.
Berdasarkan analisis Indie Traveler, ada tiga negara Asia Tenggara yang menonjol sebagai tujuan super hemat, yakni Laos, Vietnam, dan Kamboja. Rata-rata biaya harian yang disarankan untuk backpacker berada di kisaran USD20–30 per hari atau sekitar Rp320.000–Rp480.000. Dengan bujet tersebut, turis masih bisa menginap nyaman, makan enak, berkeliling kota, hingga menikmati atraksi budaya dan alam.
