Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Destinasi Wisata Religi di Turki yang Hidup Saat Ramadan
ilustrasi destinasi wisata religi di Turki (commons.wikimedia.org/Alexxx1979)

Wisata religi di Turki selalu punya suasana berbeda ketika Ramadan tiba, sebab banyak kota tua berubah menjadi ruang publik yang terasa lebih hangat, hidup, serta penuh aktivitas hingga larut malam. Tradisi berbuka bersama di alun-alun masjid, bazar dadakan, hingga pertunjukan budaya membuat pengalaman perjalanan terasa lebih berlapis daripada sekadar kunjungan sejarah.

Wisatawan bukan hanya melihat bangunan berusia ratusan tahun, melainkan juga menyaksikan bagaimana tempat itu tetap menjadi pusat kehidupan masyarakat modern. Momentum ini membuat wisata religi terasa lebih dekat dengan keseharian warga setempat tanpa perlu mengikuti agenda khusus. Berikut lima destinasi wisata di Turki yang paling terasa hidup saat Ramadan.

1. Grand Bazaar Istanbul menghadirkan pasar malam Ramadan terbesar

Grand Bazaar Istanbul (commons.wikimedia.org/Maksym Kozlenko)

Grand Bazaar di distrik Fatih, Istanbul menjadi salah satu pusat keramaian Ramadan karena jam operasional diperpanjang hingga malam, terutama pada dua minggu terakhir menjelang Idulfitri. Pasar yang berisi lebih dari 4 ribu toko ini biasanya mulai padat setelah waktu berbuka, ketika warga datang untuk membeli hadiah, pakaian baru, dan pernak-pernik Ramadan. Banyak kios menjual kurma impor, lokum, serta lampu dekoratif khas Ramadan. Lokasinya mudah dijangkau dari halte tram Beyazıt.

Di area luar bazar, muncul deretan stan makanan musiman seperti kebab panggang, sup hangat, dan dessert Ramadan yang jarang tersedia di bulan lain. Suasana terasa lebih santai dibanding siang hari karena pengunjung berjalan sambil menikmati teh atau kopi Turki. Banyak wisatawan memilih datang setelah pukul 20.00 karena suhu lebih nyaman dan lampu pasar menciptakan atmosfer khas. Aktivitas biasanya berlangsung hingga mendekati tengah malam.

2. Masjid Hagia Sophia membuka pengalaman ibadah malam di bangunan bersejarah

Masjid Hagia Sophia (commons.wikimedia.org/Rabe!)

Hagia Sophia yang berada di distrik Fatih, Istanbul, memiliki daya tarik berbeda saat Ramadan. Hal ini karena jam kunjungan malam diperpanjang khusus untuk jamaah dan pengunjung yang ingin beribadah. Bangunan ini tetap berfungsi sebagai masjid aktif, sehingga pengunjung bisa mengikuti salat tarawih tanpa biaya masuk. Banyak orang datang bukan hanya karena nilai sejarahnya, tetapi juga ingin merasakan suasana ibadah di tempat yang pernah menjadi gereja dan museum. Lokasinya yang berdekatan dengan halte Sultanahmet memudahkan akses bagi wisatawan.

Menjelang malam, halaman masjid dipenuhi pedagang makanan ringan seperti simit, teh apel, serta lokum yang praktis dibawa sambil berjalan. Lampu sorot membuat detail mosaik dan kubah terlihat lebih dramatis daripada siang hari. Banyak wisatawan memilih datang setelah pukul 21.00 karena antrean masuk lebih singkat.

3. Masjid Selimiye di Edirne menampilkan pasar Ramadan tradisional

Masjid Selimiye (commons.wikimedia.org/Dosseman)

Masjid Selimiye di kota Edirne, sekitar dua jam perjalanan darat dari Istanbul, terkenal karena pasar Ramadan yang digelar di halaman sekitarnya. Masjid karya arsitek Sinan ini memiliki halaman luas yang setiap sore dipenuhi pedagang makanan, kerajinan tangan, serta permainan tradisional. Banyak warga datang untuk berbuka bersama sambil menikmati pertunjukan musik lokal. Lokasi ini mudah dijangkau melalui bus antarkota dari terminal Esenler Istanbul.

Pasar biasanya mulai ramai sejak pukul 16.00 dan berlangsung hingga tengah malam, sehingga wisatawan dapat mengatur waktu kunjungan dengan fleksibel. Selain makanan khas seperti ciğer tava dan baklava, banyak stan menjual suvenir bertema Ramadan. Pencahayaan malam membuat kubah masjid terlihat lebih menonjol dibanding siang hari. Suasana ini memberi gambaran bagaimana tradisi lokal tetap hidup di kota kecil Turki.

4. Makam Rumi di Konya menjadi pusat ziarah malam Ramadan

Makam Rumi (commons.wikimedia.org/Aboww)

Kompleks makam Jalaluddin Rumi di Konya menjadi tujuan ziarah utama selama Ramadan karena banyak peziarah datang pada malam hari untuk berdoa. Lokasi ini berada di pusat kota dan dapat dicapai dengan berjalan kaki dari terminal tram Alaaddin. Area museum biasanya tetap buka hingga malam selama Ramadan. Pengunjung datang tidak hanya dari Turki, tetapi juga dari berbagai negara Muslim.

Di luar kompleks makam, banyak pedagang menjual buku, tasbih, serta makanan khas Konya yang hanya ramai pada bulan ini. Suasana terasa lebih tenang dibanding kota besar seperti Istanbul. Banyak wisatawan datang setelah tarawih untuk merasakan atmosfer malam yang berbeda. Aktivitas berlangsung hingga mendekati tengah malam.

5. Menara Galata menjadi titik berburu suasana malam Ramadan

Menara Galata (commons.wikimedia.org/OkanKeskin)

Area sekitar Menara Galata di distrik Beyoğlu menjadi salah satu spot populer untuk menikmati suasana Ramadan dari ketinggian kota Istanbul. Banyak kafe dan restoran di sekitar menara menyediakan paket buka puasa dengan pemandangan Golden Horn. Lokasi ini mudah dijangkau dari jalur metro Şişhane. Wisatawan biasanya datang menjelang magrib untuk menikmati panorama matahari terbenam.

Setelah malam tiba, jalanan sekitar dipenuhi musisi jalanan dan pedagang makanan ringan. Banyak orang berjalan santai sambil menikmati teh atau dessert Ramadan. Aktivitas berlangsung hingga dini hari karena kawasan ini merupakan pusat hiburan kota. Suasana ini memberi perspektif berbeda tentang Ramadan di Turki yang tidak selalu identik dengan masjid.

Wisata religi di Turki saat Ramadan ternyata tidak hanya berpusat pada masjid, tetapi juga hidup di pasar, festival, hingga kawasan sejarah yang tetap aktif hingga malam. Pengalaman ini memberi gambaran lebih utuh tentang bagaimana tradisi keagamaan menyatu dengan kehidupan publik. Jika merencanakan perjalanan Ramadan ke Turki, destinasi mana yang paling ingin masuk dalam itinerary?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team