ilustrasi Gunung Fuji (unsplash.com/Daniel Hehn)
Keberadaan Gunung Fuji ini memang terlihat sangat indah untuk diamati, namun mungkin tak banyak yang menyangka bahwa gunung ini sebetulnya bukanlah milik semua orang. Beberapa wilayah Gunung Fuji bahkan diklaim sebagai milik pribadi, sehingga bukah semata-mata menjadi milik negara.
Dilansir Japan Up Close, sebagian besar dari tanah di wilayah Gunung Fuji merupakan milik pribadi, yaitu dari ketinggian 3.360 meter hingga puncaknya. Namun, dari stasiun ke-8 ke atas merupakan wilayah pribadi Fujisan Hongū Sengen Taisha yang memiliki lebih dari 1.300 kuil di Jepang.
Gunung Fuji memang memiliki pesonanya tersendiri yang membuat banyak orang menyukai gunung ini. Selain itu, beragam kepercayaan dan hal-hal terkait keagamaan di gunung ini juga termasuk salah satu yang kuat. Apakah kamu tertarik melihat Gunung Fuji dari dekat?
Apa itu Gunung Fuji dan kenapa begitu ikonik di Jepang? | Gunung Fuji adalah gunung tertinggi di Jepang (3.776 mdpl) di Pulau Honshu. Ikonik karena bentuknya sangat mudah dikenali, sering terlihat berpuncak salju, dan sudah lama menjadi simbol nasional Jepang dalam budaya maupun pariwisata. |
Apa yang bisa dilihat atau dilakukan di area puncak Gunung Fuji? | Di sekitar kawah puncak terdapat elemen budaya seperti kuil dan gerbang torii. Banyak pendaki menargetkan momen matahari terbit dari puncak dan menikmati panorama dengan menyusuri rangkaian titik puncak (jalur puncak) untuk pengalaman melihat lanskap dari berbagai sudut. |
Kenapa Gunung Fuji dianggap suci? | Dalam tradisi Jepang, Fuji lekat dengan praktik keagamaan Shinto dan Buddha. Gunung ini dipandang sebagai ruang spiritual yang menghubungkan manusia dan alam, sehingga aktivitas ziarah—naik turun gunung serta mengunjungi kuil-kuil di sekitarnya—pun menjadi bagian dari nilai budayanya. |
Apakah Gunung Fuji masih aktif dan apakah semua wilayahnya milik negara? | Fuji tergolong gunung berapi aktif dengan riwayat letusan, namun letusan terakhir terjadi pada 1707 dan sejak itu dipantau ketat. Selain itu, ada wilayah di ketinggian tertentu hingga puncak yang disebut berada dalam kepemilikan institusi terkait Fujisan Hongū Sengen Taisha, jadi tidak seluruhnya berada di bawah kepemilikan negara. |