Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kota salju di Jepang
ilustrasi kota salju di Jepang (unsplash.com/Minku Kang)

Musim dingin di Jepang selalu memikat, terutama bagi mereka yang ingin merasakan sensasi berbeda dari liburan biasa. Salju menutupi jalanan dan atap rumah, menciptakan suasana yang sejuk sekaligus tenang. Ada satu pertanyaan yang muncul yakni kota mana saja yang paling hidup setelah Tahun Baru?

Wisata musim dingin Jepang menawarkan pengalaman yang tidak hanya soal salju, tetapi juga festival, kuliner khas, dan pemandangan yang memesona. Saat banyak wisatawan pulang, beberapa kota justru menjadi lebih hidup dengan berbagai aktivitas lokal yang menarik untuk dijelajahi. Berikut lima kota salju di Jepang yang wajib masuk daftar perjalanan musim dinginmu.

1. Sapporo menghadirkan festival salju yang ikonik

Sapporo (unsplash.com/Jaeyoung Geoffrey Kang)

Sapporo menjadi magnet utama wisata musim dingin Jepang karena festival salju tahunan yang menampilkan patung es raksasa dan instalasi cahaya memukau. Jalanan di sekitar Odori Park dipenuhi pengunjung yang menikmati es krim lokal dan makanan hangat sambil melihat pahatan es dengan detail menakjubkan. Suasana malam di kota ini lebih hidup, terutama setelah Tahun Baru, ketika pertunjukan cahaya mulai digelar. Banyak kafe dan restoran lokal menyiapkan menu spesial untuk menghangatkan tubuh wisatawan. Transportasi umum yang efisien membuat pengunjung mudah berpindah dari satu lokasi festival ke lokasi lain. Selain festival, Sapporo juga terkenal dengan ski resort di sekitar kota yang menawarkan jalur bermain untuk pemula hingga profesional.

Kota ini menunjukkan bahwa salju tidak hanya untuk dilihat, tapi juga untuk dinikmati secara aktif. Aktivitas komunitas setempat, seperti pasar malam dan pertunjukan musik, menambah kesan hidup kota di musim dingin. Suasana Sapporo memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin merasakan interaksi kota dengan salju tanpa harus berdesakan. Aroma makanan hangat dari kedai lokal menambah daya tarik unik yang sulit ditemukan di kota lain.

2. Niseko menawarkan pengalaman ski dan alam liar

Niseko (unsplash.com/Marek Okon)

Niseko terkenal dengan lereng ski yang menantang dan salju bubuk yang lembut, menjadikannya favorit wisata musim dingin Jepang. Niseko layak dikunjungi setelah Tahun Baru karena memiliki kombinasi alam liar dan fasilitas modern, dari penginapan nyaman hingga restoran internasional. Lereng yang menurun halus memberikan kesempatan bagi keluarga maupun pemain ski berpengalaman untuk bersenang-senang.

Selain olahraga musim dingin, kota ini juga menawarkan pemandian air panas yang menghadap pegunungan bersalju. Pengunjung dapat merasakan relaksasi maksimal sambil menikmati pemandangan yang menenangkan. Wisata kuliner lokal, seperti ramen hangat dan seafood segar, menambah pengalaman berbeda dari kota salju lainnya. Waktu setelah Tahun Baru cenderung lebih sepi, sehingga pengunjung bisa lebih leluasa menjelajah tanpa keramaian. Niseko menunjukkan bahwa kota salju Jepang bisa memadukan petualangan dan ketenangan dalam satu paket.

3. Hakodate memikat dengan panorama malam dan makanan laut

Hakodate (unsplash.com/Natasha Jenny)

Hakodate terkenal dengan pemandangan malam dari Gunung Hakodate, yang terlihat lebih hidup setelah Tahun Baru karena lampu-lampu kota menambah kesan hangat. Lantas bagaimana kota kecil ini tetap ramai di tengah musim dingin? Jawabannya terletak pada pasar pagi dan kuliner lokal. Wisata musim dingin Jepang di Hakodate tidak hanya soal salju, tetapi juga mencicipi seafood segar dan kue-kue manis khas musim dingin.

Pasar pagi Hakodate menawarkan pilihan seafood seperti kepiting, cumi, dan ikura yang langsung disajikan. Kota ini juga memiliki sejumlah onsen yang nyaman, memberi pilihan relaksasi setelah berkeliling di udara dingin. Wisatawan bisa menikmati kombinasi pemandangan alam dan budaya lokal yang tidak terlalu ramai. Aroma hangat dari makanan yang dijajakan di pasar menambah daya tarik kota. Perpaduan antara tradisi dan modernitas membuat Hakodate tetap hidup meski musim dingin.

4. Nagano menyuguhkan olahraga musim dingin dan sejarah

Nagano (unsplash.com/Chloe Evans)

Nagano bukan hanya kota penyelenggara Olimpiade Musim Dingin 1998, tetapi juga pusat aktivitas salju dan sejarah Jepang. Kira-kira, apa, sih keunikan Nagano bagi wisatawan setelah Tahun Baru? Kota ini menonjolkan pengalaman ski di resort populer dan kunjungan ke kuil-kuil bersejarah yang tertutup salju, menciptakan kombinasi wisata yang jarang ditemui.

Selain ski, Nagano memiliki pemandian onsen yang terkenal, cocok untuk melepaskan lelah setelah menjelajahi lereng bersalju. Jalanan kota yang diselimuti salju memberikan nuansa klasik Jepang. Wisata musim dingin Jepang di Nagano juga didukung oleh festival lokal yang menawarkan pertunjukan musik dan tarian tradisional. Kuliner khas, seperti oyaki dan soba hangat, memberikan rasa hangat yang kontras dengan udara dingin. Kota ini berhasil memadukan keseruan olahraga dan pengalaman budaya secara seimbang.

5. Otaru menampilkan kanal berlapis salju dan aktivitas malam

Otaru (unsplash.com/Natalie Su)

Otaru terkenal dengan kanal bersejarah yang tertutup salju. Otaru menciptakan pemandangan romantis dan fotogenik, terutama setelah Tahun Baru. Otaru tetap menarik bagi wisatawan di musim dingin karena punya kombinasi pesona kota tua dan aktivitas malam yang ramai dengan lampu-lampu hangat.

Kafe dan toko lokal menjual cokelat panas, kue, dan suvenir khas musim dingin, menambah keseruan menjelajahi kanal. Jalanan kota yang bersih dan tertata rapi memudahkan wisatawan berjalan kaki sambil menikmati suasana. Festival salju kecil di pusat kota menghadirkan atraksi unik seperti pahatan es mini. Aktivitas malam menampilkan pertunjukan cahaya yang membuat kota terasa hidup.

Musim dingin Jepang menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar salju, setiap kota menghadirkan kombinasi unik antara alam, budaya, dan kuliner. Kota-kota ini tetap hidup setelah Tahun Baru dengan aktivitas lokal yang berbeda dari keramaian musim liburan. Apakah kamu siap menjelajahi salju dan keunikan kota-kota Jepang ini secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team