Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Wisata Belanja di Tokyo ala Gimbap and Onigiri, Buku hingga Alat Dapur
LOCAL Gallery and Books, cuplikan drama Gimbap and Onigiri (dok. Netflix/Gimbap and Onigiri)

Jepang termasuk tujuan favorit para pelancong yang ingin liburan di Asia Timur. Setiap musim memberikan nuansa berbeda, baik di tengah kota dengan festivalnya maupun perubahan warna untuk wisata alamnya. Tidak hanya itu, Negeri Sakura juga menjadi wisata belanja bagi sebagian orang yang berburu barang unik maupun pernak-pernik budaya popnya.

Kalau kamu ingin wisata belanja yang gak biasa, dapat menyusuri beberapa lokasi seperti dalam drama Gimbap and Onigiri (2026). Drama slow pace itu mengisahkan hubungan asmara antara mahasiswa Jurusan Animasi asal Korea Selatan, Park Rin (Kang Hyewon) dan eks atlet lari yang banting setir menekuni bidang kuliner, Hase Taiga (Eiji Akaso). Interaksi keduanya berlatar sisi lain Jepang yang terasa dekat dan realistis.

Melalui berbagai adegan dalam drama, penonton diajak melihat kebiasaan belanja yang tidak biasa. Alih-alih spot populer seperti Shibuya dan Harajuku, mereka justru memilih tempat yang lebih fungsional sesuai minat maupun gaya hidup karakter utamanya. Agar gak penasaran, berikut ini lima tempat wisata belanja ala Gimbap and Onigiri yang bisa jadi referensi.

1. Books Ootori Koenji

Books Ootori Koenji, cuplikan drama Gimbap and Onigiri (dok. Netflix/Gimbap and Onigiri)

Books Ootori cabang Koenji menyediakan berbagai pilihan buku yang mayoritas berbahasa Jepang, mulai dari buku anak-anak hingga buku teks khusus. Mereka secara khusus berupaya menyediakan pilihan komik yang lengkap dan menyediakan layanan pemesanan. Selain itu, juga menyediakan alat tulis dan majalah fashion atau interior Jepang.

Informasi buatmu, toko buku ini sudah sering menjadi lokasi syuting drama dan film. Selain Gimbap and Onigiri, ada drama Coach (2025) dan film Kakukaku Shikajika (2025) yang juga menjadikannya latar tempat. Hal menarik lainnya, kawasan Koenji merupakan kawasan perbelanjaan yang sering terabaikan oleh wisatawan.

Koenji merupakan tempat yang tepat untuk mulai menjelajahi sisi barat Tokyo dengan suasana menenangkan. Deretan toko vintage, kafe, dan bangunan artistik dapat dijumpai di sini. Setiap bulan akhir Agustus akan meriah dengan adanya parade tari yang disebut Koenji Awa Odori.

Jam operasional: 10.00–21.00.

Alamat: Lantai 1, Estacion Koenji, 2-8-10 Koenji Kita, Sunigami-ku, Tokyo.

Akses: berjalan kaki 2 menit dari North Exit Stasiun Koenji di JR Chuo Line dan Sobu Line.

2. LOCAL Gallery and Books

LOCAL Gallery and Books, cuplikan drama Gimbap and Onigiri (dok. Netflix/Gimbap and Onigiri)

Hanya 350 meter dari tempat sebelumnya, LOCAL merupakan galeri dan toko buku. Kamu dapat melihat pameran dan pop-up store pada periode tertentu. Toko ini menjual buku dan berbagai barang yang berkaitan dengan seni serta desain.

Selain itu, tersedia buku bergambar untuk anak-anak dan buku impor. Kemungkinan besar kamu dapat menjumpai buku berbahasa Inggris dan menjadi tempat menyenangkan bagi pencinta seni. Mereka juga punya toko online untuk memudahkan pelanggan.

Jam operasional: Selasa–Minggu, pukul 13.00–19.00.

Alamat: 1-67-1 Yamato-cho, Nakano-ku, Tokyo.

Akses: berjalan kaki 7 menit dari North Exit Stasiun Koenji di JR Chuo Line dan Sobu Line.

3. Hon no Nagaya Honten

Hon no Nagaya Honten, cuplikan drama Gimbap and Onigiri (dok. Netflix/Gimbap and Onigiri)

Cukup jalan kaki ke toko buku selanjutnya, Hon no Nagaya Honten. Meski sama-sama toko buku, konsepnya berbeda dari kedua tempat sebelumnya. Tempat ini merupakan kompleks toko buku independen di jalan perbelanjaan Koenji Kita–Nakadori.

Kamu akan disuguhi deretan toko buku kecil yang setiap bagian dikelola oleh penjual berbeda. Mereka menawarkan pengalaman berburu buku yang lebih personal dibanding toko buku pada umumnya. Tidak hanya itu, pembeli juga berkesempatan menemukan judul yang tidak biasa dan terasa seperti ruang kolektif bagi pencinta buku.

Jam operasional: Selasa–Minggu, pukul 12.00–20.00.

Alamat: 3-5-17 Koenji Kita, Suginami-ku, Tokyo.

Akses: berjalan kaki 5 menit dari North Exit Stasiun Koenji di JR Chuo Line dan Sobu Line.

4. Pasar Grosir Narita

Pasar Grosir Narita, cuplikan drama Gimbap and Onigiri (dok. Netflix/Gimbap and Onigiri)

Selain belanja di toko buku dengan konsep berbeda, kamu bisa melipir ke sekitar Bandara Narita untuk membeli bahan makanan di Pasar Grosir Narita. Tempat ini menyediakan aneka sayuran, buah-buahan musiman, dan seafood segar. Dilengkapi fasilitas logistik modern, termasuk pendingin dan aera ekspor.

Saat berbelanja, kamu dapat menyaksikan aktivitas menarik seperti lelang ikan tuna. Pasar ini juga tengah dikembangkan sebagai area wisata yang ramah pengunjung. Rencananya akan ada fasilitas tambahan berupa area kuliner hingga jalur khusus bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pasar dengan lebih nyaman.

Jam operasional: mulai pukul 07.00.

Alamat: 80-1 Tenjinmine, Narita, Prefektur Chiba.

Akses: sekitar 20 menit naik bus lokal dari Exit East Stasiun Keisei Narita.

5. Kappabashi Street

Kappabashi Street, cuplikan drama Gimbap and Onigiri (dok. Netflix/Gimbap and Onigiri)

Melengkapi wisata belanja untuk kebutuhan memasak, kamu dapat menuju Kappabashi Street. Kawasan perbelanjaan tersebut terletak di antara Ueno dan Asakusa yang dihiasi deretan toko. Mereka menjual segala peralatan maupun perlengkapan untuk restoran, kecuali makanan segar.

Salah satu tempat yang dapat kamu kunjungi seperti dalam drama, yakni Toko Peralatan Makan Niimi. Toko tersebut didirikan pada tahun 1907, mudah dikenali dengan patung koki berukuran besar di atapnya. Mereka khusus menjual peralatan makan bergaya Western.

Jam operasional: sebagian toko buka pukul 10.00–17.00, tutup pada hari Minggu dan hari libur nasional.

Alamat: 3-18-2 Matsugaya, Taito-ku, Tokyo.

Akses: berjalan kaki 5 menit dari Stasiun Tawaramachi di Ginza Tokyo Metro Line.

Kelima wisata belanja ala Gimbap and Onigiri tersebut dapat menjadi referensi bagi yang menginginkan nuansa berbeda. Setiap tempat punya konsep berbeda, bahkan ketiga toko buku di kawasan perbelanjaan yang sama. Yuk, kunjungi salah satunya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team