Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Gunung di Pulau Jawa Ini Terkenal dengan Sunrise yang Cantik, Ramah Pemula!
ilustrasi sunrise di gunung (pexels.com/Diogo Miranda)

Menikmati matahari terbit atau sunrise dari puncak gunung adalah pengalaman yang sulit dilupakan. Cahaya jingga yang perlahan muncul di balik horizon, disertai udara dingin dan pemandangan alam luas, bikin lelah mendaki langsung terbayar lunas. Kabar baiknya, kamu gak harus jadi pendaki profesional untuk merasakan momen ini.

Di Pulau Jawa, ada banyak gunung yang punya sunrise cantik namun tetap ramah pemula untuk didaki dengan jalur yang relatif mudah dan waktu tempuh yang singkat.

Buat kamu yang baru mulai hobi naik gunung, berikut ini 7 gunung sunrise ramah pemula di Pulau Jawa yang wajib masuk wishlist pendakian.

1. Gunung Andong – Jawa Tengah

potret gunung Andong, Magelang (commons.wikimedia.org/Mytha aridila)

Gunung Andong punya ketinggian sekitar 1.726 mdpl dan dikenal sebagai gunung favorit pendaki pemula. Jalurnya cukup jelas, trek relatif bersahabat, dan waktu tempuh hanya sekitar 2–3 jam.

Sunrise di puncaknya sangat memesona dengan panorama Gunung Merbabu, Merapi, Sindoro, dan Sumbing yang tampak jelas. Jalur paling populer adalah via Sawit dan Pendem dengan fasilitas basecamp yang cukup lengkap.

2. Gunung Prau – Dieng, Jawa Tengah

ilustrasi Gunung Prau (unsplash.com/Falaq Lazuardi)

Gunung Prau sering disebut sebagai spot sunrise terbaik di Jawa. Dengan ketinggian 2.565 mdpl, jalur pendakiannya tergolong ramah, terutama via Patak Banteng. Trek relatif landai dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.

Dari puncaknya, kamu bisa menikmati golden sunrise berlatar siluet Gunung Sindoro dan Sumbing. Padang rumput luas serta hamparan bunga daisy jadi bonus pemandangan yang gak terlupakan.

3. Gunung Bromo – Jawa Timur

ilustrasi Gunung Bromo (pexels.com/Roman Kirienko)

Buat kamu yang ingin menikmati sunrise tanpa pendakian berat, Gunung Bromo adalah pilihan ideal. Jalur menuju spot sunrise sangat mudah diakses, bahkan bisa menggunakan kendaraan jeep.

View matahari terbit di kawasan Penanjakan menyuguhkan panorama lautan pasir, kawah Bromo, dan Gunung Semeru di kejauhan. Cocok banget buat pendaki pemula yang ingin pengalaman pertama melihat sunrise gunung.

4. Gunung Ijen – Banyuwangi, Jawa Timur

ilustrasi sunrise di Kawah Ijen (unsplash.com/Khamkéo)

Gunung Ijen terkenal dengan fenomena blue fire dan kawah belerangnya. Jalur pendakian cukup lebar dan tertata, dengan waktu tempuh sekitar 1,5–2 jam.

Sunrise di puncak Ijen menawarkan panorama danau kawah berwarna toska yang sangat ikonik. Meski jalurnya ramah, kamu tetap harus pakai masker karena aroma belerang cukup menyengat.

5. Gunung Papandayan – Garut, Jawa Barat

potret Gunung Papandayan (commons.wikimedia.org/Juju Jeproet)

Gunung Papandayan punya trek yang bersahabat, cocok untuk pemula dan pendaki santai. Jalurnya didominasi jalan tanah lebar dan papan kayu di beberapa titik.

Sunrise di area Pondok Salada atau Tegal Alun sangat indah, dengan view kawah aktif dan hutan mati yang eksotis. Fasilitas di basecamp juga cukup lengkap, bikin pendakian makin nyaman.

6. Gunung Ungaran – Semarang, Jawa Tengah

potret Gunung Ungaran via Candi Gedong Songo (google.com/maps/Fakhrian Rafi Pramana)

Gunung Ungaran memiliki ketinggian sekitar 2.050 mdpl dan menawarkan jalur pendakian yang relatif bersahabat bagi pemula, terutama via Perantunan. Waktu tempuh pendakian berkisar 3–4 jam dengan trek yang cukup jelas dan kondisi jalur yang aman.

Sunrise di puncaknya menyuguhkan panorama Kota Semarang dari ketinggian, hamparan perbukitan hijau, serta lautan awan saat cuaca cerah. Selain itu, keberadaan kompleks candi Gedong Songo di jalur pendakian membuat pengalaman naik gunung jadi lebih menarik dan berkesan.

7. Gunung Nglanggeran – Gunungkidul, Yogyakarta

ilustrasi pendaki di gunung berkabut (pexels.com/Ds babariya)

Gunung Api Purba Nglanggeran adalah destinasi sunrise ramah pemula dengan ketinggian hanya sekitar 700 mdpl. Jalur pendakiannya singkat dan tertata rapi. Dalam waktu 1–2 jam, kamu sudah bisa sampai di puncak.

Sunrise di sini menawarkan pemandangan perbukitan hijau dan kabut pagi yang lembut, pas buat pendaki pemula dan wisata keluarga. Fasilitas di basecamp juga sudah cukup lengkap dan kamu bisa menikmati keindahan sunrise cantik tanpa perlu mendaki gunung tinggi.

Agar pengalaman mendaki makin nyaman dan aman, pastikan kamu mempersiapkan fisik dengan baik, membawa perlengkapan standar seperti jaket, senter, air minum, serta snack ringan. Mulai pendakian lebih awal supaya tidak terburu-buru mengejar sunrise. Yang paling penting, selalu patuhi aturan basecamp dan jaga kebersihan lingkungan.

Dengan memilih salah satu dari 7 di atas, kamu bisa menikmati keindahan matahari terbit tanpa harus menghadapi jalur ekstrem. Jadi, gunung mana yang paling ingin kamu taklukkan pertama kali?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team