Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret pemandangan Kota Hakodate dari Gunung Hakodate
potret pemandangan Kota Hakodate dari Gunung Hakodate (unsplash.com/Daniel Beauchamp)

Saat menyebut Jepang, mungkin yang terlintas di benakmu adalah gemerlap Tokyo atau tenangnya Kyoto. Namun, di ujung utara Pulau Hokkaido, ada sebuah kota pelabuhan bernama Hakodate yang menyimpan pesona tak kalah magis. Kota ini adalah salah satu gerbang pertama Jepang yang terbuka bagi dunia luar pada abad ke-19, menjadikannya kanvas perpaduan budaya Barat dan Timur yang unik dan menawan hingga hari ini.

Bagi kamu para pelancong yang mencari pengalaman berbeda, Hakodate menawarkan paket lengkap. Kamu bisa menikmati pemandangan kota yang dramatis dari puncak gunung, menyantap hidangan laut segar yang baru ditangkap, hingga menyusuri jalanan bersejarah dengan bangunan-bangunan kuno yang fotogenik. Setiap sudut kota ini seolah dirancang untuk dijelajahi, menawarkan kejutan di setiap musimnya, mulai dari mekarnya ribuan pohon sakura di musim semi hingga selimut salju putih yang syahdu di musim dingin.

1. Pemandangan malam dari puncak Gunung Hakodate begitu menakjubkan

potret pemandangan Kota Hakodate dari Gunung Hakodate (mosiase, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Salah satu pengalaman yang wajib hukumnya saat berada di Hakodate adalah mendaki Gunung Hakodate. Gunung setinggi 334 meter ini menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan pemandangan malam kota yang dijuluki sebagai salah satu yang terindah di dunia, sering disebut sebagai "pemandangan sejuta dolar". Dari puncaknya, kamu akan disuguhi panorama spektakuler di mana daratan kota yang berkelip diapit oleh lautan gelap di kedua sisinya, menciptakan siluet yang tak terlupakan.

Untuk mencapai puncaknya, kamu bisa menggunakan bus atau mobil, namun cara paling populer adalah dengan menaiki kereta gantung atau ropeway yang akan membawamu ke atas hanya dalam beberapa menit. Setibanya di puncak, terdapat dek observasi, restoran, dan toko suvenir. Meski pemandangan malam adalah primadonanya, pemandangan di siang hari juga tak kalah memukau, memperlihatkan Selat Tsugaru yang membentang luas.

2. Benteng Goryokaku berbentuk bintang yang ikonik dan bersejarah

potret Benteng Goryokaku (函館市観光局, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Jika kamu melihat Hakodate dari ketinggian, sebuah benteng berbentuk bintang lima akan langsung menarik perhatianmu, itulah Benteng Goryokaku. Dibangun pada akhir era Edo, benteng ini merupakan benteng bergaya Barat pertama di Jepang dan menjadi saksi bisu berbagai peristiwa sejarah penting. Kini, benteng megah ini telah diubah menjadi taman publik yang menjadi favorit warga lokal dan turis.

Area taman ini ditanami lebih dari 1.500 pohon sakura, menjadikannya salah satu spot melihat bunga sakura terbaik di Hokkaido saat musim semi tiba. Di samping benteng, berdiri Goryokaku Tower setinggi 107 meter. Dari dek observasi menara inilah kamu bisa melihat dengan jelas bentuk bintang lima benteng secara utuh, sebuah pemandangan yang benar-benar memanjakan mata sambil belajar tentang sejarahnya melalui pameran yang ada.

3. Pasar Pagi Hakodate adalah surga bagi para pencinta kuliner laut

potret Hakodate Asaichi (663highland, CC BY 2.5, via Wikimedia Commons)

Liburan ke kota pelabuhan tentu tidak akan lengkap tanpa mencicipi hasil lautnya yang segar. Tempat terbaik untuk melakukannya adalah di Pasar Pagi Hakodate atau Hakodate Asaichi, yang terletak persis di sebelah Stasiun JR Hakodate. Pasar ini sudah ramai sejak pagi buta, dipenuhi lebih dari 200 kios yang menjual berbagai hasil laut segar seperti kepiting raksasa, bulu babi, telur ikan salmon, dan aneka ikan lainnya.

Selain berbelanja, atraksi utama di sini adalah mencoba kaisendon, semangkuk nasi hangat dengan aneka sashimi segar di atasnya, sebagai menu sarapan. Kamu juga bisa merasakan pengalaman unik memancing cumi-cumi hidup dari kolam dan langsung menyantapnya sebagai sashimi segar yang diolah di tempat. Suasana yang riuh dan aroma laut yang khas menjadikan pasar ini destinasi yang wajib dikunjungi untuk memulai hari di Hakodate.

4. Kawasan Gudang Bata Merah Kanemori menawarkan suasana romantis di tepi teluk

potret kawasan Gudang Kanemori Red Brick (掬茶, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Berjalan-jalan di area teluk Hakodate, kamu akan menemukan deretan gudang tua yang terbuat dari bata merah dengan arsitektur yang khas. Gudang-gudang ini dibangun pada awal tahun 1900-an dan dulunya berfungsi sebagai pusat perdagangan saat pelabuhan Hakodate pertama kali dibuka untuk kapal asing. Kini, Gudang Bata Merah Kanemori telah bertransformasi menjadi salah satu pusat perbelanjaan dan hiburan paling populer di kota.

Di dalam gudang-gudang yang telah direvitalisasi ini, kamu bisa menemukan berbagai toko suvenir unik, butik, kafe, restoran, hingga beer hall. Suasananya terasa sangat nyaman untuk bersantai sambil menikmati pemandangan pelabuhan. Saat malam tiba, seluruh kawasan ini akan dihiasi lampu-lampu temaram yang indah, menciptakan atmosfer yang sangat romantis dan menjadikannya tempat sempurna untuk berjalan-jalan santai.

5. Distrik Motomachi memamerkan perpaduan arsitektur Barat dan Jepang

potret pemandangan Pelabuhan Hakodate dari Hachimanzaka (663highland, CC BY 2.5, via Wikimedia Commons)

Sebagai kota yang cepat membuka diri terhadap pengaruh asing, Hakodate memiliki Distrik Motomachi yang menjadi bukti nyata akulturasi budaya. Kawasan ini dulunya adalah tempat tinggal bagi para pedagang dari Rusia, Tiongkok, dan negara-negara Barat lainnya. Hasilnya adalah sebuah distrik menawan dengan jalanan berbatu yang dipenuhi gereja-gereja kuno, konsulat tua, dan bangunan-bangunan berarsitektur Eropa.

Beberapa bangunan ikonik yang wajib kamu lihat di sini adalah Gereja Ortodoks Rusia dengan atap hijaunya yang khas dan Gedung Balai Umum Tua Hakodate yang megah. Jangan lupa untuk menyusuri Lereng Hachimanzaka, sebuah jalan landai yang menawarkan pemandangan lurus ke arah pelabuhan, menjadi salah satu spot foto paling terkenal di Hakodate. Menjelajahi Motomachi serasa membawa kita kembali ke masa lalu yang penuh warna.

6. Taman Kuasi-Nasional Onuma menjadi pilihan tepat untuk menyatu dengan alam

potret pemandangan Onuma Quasi National Park (tsechanwah, CC BY 3.0, via Wikimedia Commons)

Jika kamu ingin sedikit melarikan diri dari hiruk pikuk kota, Taman Onuma adalah destinasi yang sempurna. Terletak sekitar satu jam perjalanan dengan kereta dari Stasiun Hakodate, taman ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa indah. Pemandangan utamanya adalah danau-danau jernih yang dihiasi pulau-pulau kecil, dihubungkan oleh jembatan-jembatan cantik dengan latar belakang Gunung Komagatake yang megah.

Taman ini menyediakan berbagai aktivitas luar ruangan yang bisa dinikmati sepanjang tahun. Kamu bisa berjalan santai menyusuri pulau-pulau, menyewa sepeda untuk berkeliling danau, atau mencoba kano dan memancing di musim panas. Di musim dingin, danau akan membeku dan berubah menjadi arena untuk bermain mobil salju dan memancing di es. Taman Onuma adalah tempat yang ideal untuk menenangkan pikiran dan menikmati keindahan alam Hokkaido.

7. Yunokawa Onsen mengajak pengunjung untuk relaksasi di sumber air panas tepi laut

ilustrasi monyet berendam di pemandian air panas (unsplash.com/wyman Xu)

Setelah lelah berjalan-jalan, tidak ada yang lebih nikmat daripada berendam di onsen atau sumber air panas alami. Hakodate memiliki Yunokawa Onsen, sebuah kawasan resor onsen tepi laut yang sudah terkenal sejak lama. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai pilihan tempat berendam, mulai dari pemandian kaki publik gratis, pemandian umum, hingga ryokan (penginapan tradisional Jepang) mewah dengan pemandian pribadi.

Satu hal yang membuat Yunokawa Onsen sangat unik adalah keberadaan Taman Botani Tropis Hakodate. Di musim dingin, dari bulan Desember hingga Mei, kamu bisa menyaksikan pemandangan lucu para monyet salju Jepang yang berendam santai di kolam air panas khusus untuk menghangatkan diri. Pengalaman ini menjadi penutup yang sempurna untuk perjalananmu, memberikan relaksasi bagi tubuh dan pikiran.

Hakodate adalah kota yang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan, tetapi juga cerita, rasa, dan suasana yang akan membekas di hati. Jadi, tunggu apa lagi? Masukkan Hakodate ke dalam daftar perjalananmu berikutnya dan rasakan sendiri pesonanya yang tak terlupakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team