ilustrasi banyak pengunjung di kawasan Amalfi Coast (pexels.com/Александр Костров)
Amalfi Coast makin istimewa karena jejak sejarahnya telah mewariskan kebudayaan yang begitu beragam. Dalam laman resmi UNESCO Amalfi Coast, kawasan ini punya segudang tradisi yang masih diwariskan dari generasi ke generasi. Mulai dari bangunan, adat istiadat, musik tradisional, masakan, hingga pengobatan yang masih autentik.
Salah satu yang paling kentara adalah gaya arsitektur bangunannya yang unik, seperti katedral, gereja, istana, vila, hingga rumah-rumah penduduk dengan genteng warna-warni. Terdapat gaya artistik kuno pada teras, kolam, atrium, dan taman yang menjadi ciri khasnya. Termasuk pula dekorasi marquetry yang mampu memukau mata.
Lebih dari itu, Amalfi Coast memliki budaya perkotaan, pegunungan, dan laut yang hidup berdampingan. Penduduk setempat sangat piawai memanfaatkan lahan dan perairan yang mereka punya untuk bertani, berkebun, beternak, dan menangkap ikan. Perkebunan lemon, zaitun, anggur, ternak domba, dan ikan-ikan kecil hasil tangkapan laut sangat populer di sana.
Selain itu, penduduk setempat juga menghasilkan beragam kerjainan tangan. Di antaranya adalah kertas bambagina, benda-benda besi untuk membangun kapal, keramik, kerajinan daun palem, tekstil alami, hingga berbagai bentuk pasta buatan tangan. Semuanya menyatu menciptakan kebudayaan harmonis yang tidak tergerus oleh zaman.
Berkat keindahan, sejarah, dan kebudayaannya yang kuat, Amalfi Coast ditetapkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1997. Bagi pemburu destinasi bersejarah dan budaya, tempat ini merupakan surga yang layak dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Pengalaman yang didapatkan pasti sangat berkesan.