- Yogyakarta
Apa Itu Wisata Gastronomi Tourism? Ini Penjelasannya!

- Wisata gastronomi tourism mengajak wisatawan menikmati kuliner sambil memahami budaya, sejarah, dan filosofi di balik setiap hidangan khas daerah.
- Berbeda dari wisata kuliner biasa, wisata gastronomi menekankan pengalaman mendalam seperti belajar memasak tradisional dan mengenal bahan lokal serta nilai budaya masyarakat.
- Indonesia memiliki potensi besar dalam wisata gastronomi berkat kekayaan kuliner Nusantara yang beragam, mulai dari Yogyakarta hingga Bali dengan tradisi dan cita rasa unik.
Siapa yang menolak kalau diajak jalan-jalan sambil memanjakan lidah dengan kuliner lokal yang menggoda? Liburan memang rasanya kurang lengkap kalau belum berburu makanan khas yang bikin momen traveling jadi makin berkesan.
Bukan sekadar mengenyangkan perut yang keroncongan, konsep perjalanan ini bakal mengajak kamu menyelami cerita, budaya, hingga sejarah di balik setiap hidangan, lho. Bahkan, kamu bisa merasakan langsung pengalaman seru mulai dari berburu bahan baku di pasar tradisional hingga ikut kelas memasak bareng warga lokal.
Nah, supaya makin paham apa itu wisata gastronomi tourism dan kenapa tren ini semakin populer, simak sampai habis ulasan berikut, ya!
1. Pengertian gastronomi tourism
Kalau ditelusuri, kata gastronomi berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu gaster yang artinya “perut” dan nomos yang bermakna “aturan” atau “hukum”. Karena itu, gastronomi secara harfiah dapat diartikan sebagai seni atau aturan yang berkaitan dengan makanan dan cara menikmatinya. Sementara itu, menurut KBBI, gastronomi dijelaskan sebagai seni menyiapkan hidangan lezat, meski sekarang maknanya berkembang jauh lebih luas hingga mencakup budaya, filosofi, kehidupan sosial, sampai antropologi makanan.
Sederhananya, gastronomi tidak hanya membahas rasa makanan, tetapi juga kebiasaan makan dan cerita budaya di balik sebuah hidangan. Itulah kenapa wisata gastronomi tourism sering dianggap sebagai pengalaman menikmati kuliner sambil mengenal tradisi masyarakat setempat secara lebih dekat. Istilah ini sangat menggambarkan potensi Indonesia, karena dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki kuliner khas dengan cita rasa dan cerita budaya yang berbeda-beda.
2. Apa bedanya gastronomi tourism dan wisata kuliner?

Banyak orang memang mengira wisata kuliner dan wisata gastronomi itu sama, padahal keduanya punya fokus yang berbeda. Wisata kuliner, misalnya, lebih menitikberatkan pada aktivitas mencoba makanan enak atau berburu tempat makan populer saat traveling. Jadi, tujuan utamanya lebih ke menikmati rasa, mencari pengalaman makan yang seru, atau sekadar mencicipi kuliner khas daerah tertentu.
Sementara itu, wisata gastronomi tourism punya pengalaman yang lebih dalam karena tidak hanya soal makanannya saja. Wisatawan juga diajak memahami sejarah hidangan, bahan lokal yang digunakan, cara memasak tradisional, hingga budaya masyarakat di balik makanan tersebut. Misalnya, kalau wisata kuliner berfokus pada makan gudeg di Yogyakarta, wisata gastronomi bisa sampai belajar bagaimana proses memasak gudeg, filosofi rasanya, hingga peran makanan itu dalam budaya Jawa.
3. Sejarah gastronomi di Indonesia
Siapa sangka kalau warisan kuliner Indonesia ternyata sudah terdokumentasi rapi lewat ribuan resep sejak zaman dulu? Buktinya bisa dilihat dari buku legendaris nan populer Mustika Rasa yang telah dirilis pada 1967, inisiasi Sukarno. Ada juga yang berupa catatan dari seorang perempuan Belanda yang berisi ribuan resep Nusantara, hingga Raden Ajeng Kartini yang mengumpulkan 200 resep keluarganya.
Berbagai dokumentasi berharga ini menjadi bukti nyata bahwa urusan dapur sejak dulu sudah dianggap sebagai bagian penting dari identitas budaya kita. Melihat rekam jejak tersebut, Kementerian Pariwisata RI menyimpulkan bahwa sejarah gastronomi Nusantara memang sudah mengakar kuat dan bukan sekadar tren modern. Ditambah lagi, setiap daerah menyimpan makanan khas dengan cerita sejarah dan tradisi unik yang bikin petualangan kuliner terasa jauh lebih bermakna.
4. Contoh wisata gastronomi di Indonesia

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia adalah surganya makanan sehingga sangat cocok dijadikan destinasi wisata gastronomi karena setiap daerahnya punya ciri istimewa. Lewat tren ini, pengalaman yang didapat bukan cuma soal makan enak, tapi juga mengenal tradisi, cara masaknya, sampai kebiasaan masyarakat lokal menjaga tradisi makanannya.
Yogyakarta dikenal sebagai salah satu destinasi wisata gastronomi favorit karena kaya akan makanan tradisional bercita rasa manis legit. Wisatawan bisa mulai dari mencoba gudeg yang dimasak berjam-jam, menikmati suasana angkringan di malam hari, hingga makan bakpia yang sudah menjadi ikon kota ini. Tidak sedikit wisatawan yang rela masuk ke gang hingga pasar tradisional demi melihat langsung proses pembuatan makanan tradisional tersebut.
- Bandung
Sedangkan Bandung, kota ini menawarkan sisi pengalaman wisata gastronomi yang memadukan kuliner tradisional dan makanan modern yang kreatif. Sebut saja seblak, batagor, hingga berbagai jajanan kaki lima viral, semuanya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Suasana kuliner malam dan street food di Bandung juga membuat pengalaman wisata terasa lebih seru dan santai.
- Padang
Padang punya kekuatan gastronomi lewat aneka masakan Minang yang kaya rempah dan penuh filosofi budaya. Contohnya adalah rendang, sate padang, hingga gulai khas Minang yang bukan cuma terkenal karena rasanya, tapi karena teknik memasaknya yang diwariskan turun-temurun. Tradisi makan bersama dalam budaya Minang juga menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan.
- Bali
Bali gak hanya punya pantai, tetapi juga kekayaan kuliner tradisionalnya. Rasa masakan khas Bali cenderung menyegarkan tapi tetap kuat bumbu. Ada ayam betutu, sate lilit, hingga babi guling yang selalu jadi incaran. Kemudian, lanjutkan dengan mengunjungi pasar tradisional untuk melihat bahan-bahan lokal khas Bali sampai mengikuti kelas memasak tradisional di mana kamu sebagai wisatawan dapat belajar langsung tentang budayanya.
Mengenal apa itu wisata gastronomi tourism pada akhirnya bukan tentang mencoba makanan khas saat liburan saja, melainkan cara menikmati cerita budaya, tradisi di balik setiap hidangan, langsung dari masyarakat setempat. Dengan kekayaan kuliner dari berbagai daerah, Indonesia punya potensi besar untuk menghadirkan pengalaman wisata gastronomi yang autentik, seru, dan penuh makna bagi wisatawan.
![[QUIZ] Member BTS Ini Bakal Menemanimu Jalan-jalan Keliling Busan](https://image.idntimes.com/post/20260305/upload_40063df504fcaf5123221ead59ff558d_257e8888-befc-4068-b3fe-26e86bb7e43e.jpg)














![[QUIZ] Siapa Member EXO yang akan Menemanimu Jalan-jalan di Jakarta?](https://image.idntimes.com/post/20250120/snapinstapp-438774249-399196549739956-1831979105712539070-n-1080-0c56e4a704c4249bceafc55e33ff774c.jpg)


